05/05/2026
Aktual

Dari 10.000 Pasien GGTA, Baru 800 yang Operasi Cangkok Ginjal

Menteng-20160203-01843

JAKARTA (Pos Sore) – Ginjal, salah satu organ vital tubuh seperti halnya hati, jantung, paru, dan organ lainnya. Ginjal manusia ada dua, masing-masing sebesar kepalan tinju. Bentuknya pipih dan lonjong seperti buah.

Karena gaya hidup manusia yang tidak sehat, membuat fungsi ginjal berkurang, bahkan bisa sampai ginjal gagal berfungsi. Yang biasa disebut dengan gagal ginjal tahap akhir (GGTA). Jika sudah dalam kondisi seperti ini, maka si penderita harus menjalani cuci darah atau hemodialisis seumur hidupnya.

Ada jalan lain agar segera terbebas dari derita tersebut, yaitu dengan melakukan transplansi ginjal dari donor ginjal. Cangkok ginjal dari donor ginjal sangat dibutuhkan di Indonesia mengingat semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengalami gagal ginjal.

“Di Indonesia ada 10.000 pasien gagal ginjal tahap akhir, namun yang tercatat baru ada 800 operasi cangkok ginjal sejak 1977,” kata dr Tunggul D Situmorang, SpPD-KGH, konsultan ginjal dan hipertensi dari PAPDI (Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia), dalam temu media bertajuk ‘Aspek Medik Tranpalansi Ginjal’, di Jakarta, Rabu (3/2).

Ia menjelaskan, cangkok atau transplantasi ginjal dibutuhkan oleh pasien gagal ginjal tahap akhir yang fungsi ginjalnya tinggal kurang dari 6%. fungsi ginjal aslinya.

Fungsi ginjal sendiri, kata dr Tunggul, yaitu menjaga keseimbangan cairan dan mineral, serta keseimbangan asam-basa. Organ ini juga berfungsi melakukan penyaringan dan pembuangan limbah cairan, serta menghasilkan hormon.

Minimnya operasi cangkok ginjal di Indonesia, menurut dr Tunggul disebabkan oleh faktor medis dan nonmedis. Faktor medis antara lain terkait reaksi imunologis berupa penolakan oleh tubuh, meski saat ini sudah bisa diatasi dengan obat-obatan penekan anti penolakan.

Sedangkan faktor non medis, antara lain adalah kurangnya jumlah donor dibandingkan dengan jumlah kebutuhan. Kondisi ini diyakini turut mendorong adanya parktik jual beli organ, meski dalam praktiknya tetap akan melalui skrining medis maupun legal yang sangat ketat. (tety)

1 comment

Leave a Comment