06/05/2026
Aktual

Buku ‘Jokowi Undercover’, Presiden: Datanya Tidak Jelas Kenapa Saya Harus Baca?

JAKARTA (Pos Sore) — Presiden Joko Widodo enggan berkomentar terkait buku ‘Jokowi Undercover’ yang disusun Bambang Tri, yang kini mendekam di penjara. Bambang sendiri dijerat ‎Pasal 16 UU No 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnik, dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE dan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa negara.

Saat dicegat wartawan usai menghadiri pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI 2017, di Cilangkap, Jakarta, Senin (16/1), Presiden mengatakan, setiap pembuatan buku itu mestinya ada kaidah-kaidah ilmiah.

“Ada materi data-data yang tentunya harus diperdalam di lapangan, ada sumber-sumber yang kredibel yang bisa dipercaya yang bercerita tentang itu,” jelas Jokowi.

“Kalau data-datanya tidak ilmiah dan sumber-sumbernya tidak jelas, kenapa saya harus baca dan kenapa saya harus mengomentari,” tambahnya.

‎Bambang Tri sendiri, penulis buku Jokowi Undercover, kepada penyidik kepolisian mengaku menulis buku kontroversi tersebut hanya ingin membuat sesuatu yang berbeda. (tyas)

Leave a Comment