02/05/2026
Aktual

Bill Gates Donasikan Rp451,3 miliar untuk Indonesian Health Fund

JAKARTA — Indonesian Health Fund (IHF) yang diluncurkan, Sabtu (5/5), bertepatan dengan kedatangan orang terkaya di dunia, Bill Gates. Bersama 8 pengusaha kaya Indonesia yang dimotori Tahir Foundation, Bill Gates ikut menyumbang hingga terkumpul sedikitnya Rp900 miliar atau US$80 juta untuk membantu IHF, yang diketuai Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi.

Ke delapan pengusaha Indonesia yang menyumbang itu, adalah Adrian Bramantyo Musyanif (CEO Samali Hotel & Resort), Benny Tjokrosaputro (PT Hanson Tbk), Ted Sioeng (pemilik jaringan percetakan dan media berbahasa Mandarin), Edward S. Soerjadjaya (Chairman Oltus Holding), Luntungan Honoris (Preskom Modernland), Henry J. Goenawan (Presdir Gala Bumi Perkasa), Anne Patricia Sutanto (Presdir Pancaprima Ekabrothers), dan Hendro S. Gondokusumo (CEO PT Intiland Development Tbk).

Menko Kesra Agung Laksono, saat memberikan sambutan pada peluncuran IHF itu, mengatakan, sumbangan tersebut akan dipakai untuk membantu mengatasi penyakit ATM atau AIDS, Tuberculosis (TBC) dan Malaria, serta KB

“Kedatangan Gates ke Indonesia diharapkan menjadi inspirasi bagi pengusaha lokal untuk melakukan hal serupa,” katanya.

Menkes, Nafsiah Mboi, juga berharap kerjasamanya bersama 9 pengusaha Indonesia, dapat member kontribusi yang lebih besar bagi upaya penanganan kesehatan di Indonesia. “Terimakasih kepada Pak Tahir yang telah memobilisasi teman dan komunitas bisnis dalam membantu kesehatan,” kata Nafsiah Mboi.

Menurut Bill Gates, penanganan kesehatan menjadi masalah serius di negara berkembang termasuk Indonesia. Karena itu, perlu keterlibatan sektor swasta dan komunitas bisnis untuk bekerjasama dengan pemerintah. Ini menjadi langkah penting untuk menggalang sumberdaya yang diperlukan dalam menghasilkan pengobatan terbaik dan upaya pencegahan terbaik.

Ia pun lantas menyebut penyakit folio di sejumlah negara dan tuberculosis di Indonesia yang telah menjadi problem serius. Karena itu, penting untuk terus melakukan penelitian guna menemukan vaksin dan obat yang lebih efektif dan tidak menimbulkan kekebalan. 

“Pengobatan yang tidak baik akan semakin menyebarluaskan penyakit TBC karena adanya kekebalan terhadap obat tertentu dari pasien yang menyebarkan ke sekitarnya,” kata Gates.

Melalui yayasan amal Bill & Melinda Gates Foundation, dia aktif menggalang dana dari para pengusaha besar di seluruh dunia, salah satunya Tahir di Indonesia.

Bos Mayapada Group, Dato’ Sri Tahir, mengatakan, ia terinspirasi oleh Bill Gates yang dikenal sebagai filantropi terbesar kedua di Amerika Serikat, dengan nilai sumbangan mencapai US$28 miliar pada 2007.

“Setelah beberapa kali melakukan pendekatan dengan para pengusaha di Indonesia, baru delapan pengusaha yang siap menyumbangkan dananya selama 5 tahun kepada Indonesia Health Fund, yang diketuai oleh Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi,” katanya.

Dia berharap, 8 pengusaha yang sudah mendonasikan dananya itu dapat menjadi pioneer dan menginspirasi pengusaha lain. “Kami mengimbau dan mengetuk hati para donatur lainnya untuk berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ini,” kata pendiri Tahir Foundation ini. (tety)

Leave a Comment