Diskusi bertajuk Bersama APSAI : Memulai Seribu Hari Pertama Kehidupan Menuju Indonesia Emas 2045, dipandu oleh Ketua Dewan Pengawas APSAI Pusat, Luhur Budijarso.
Menghadirkan para panelis: Pribudiarta Nur Sitepu (Deputi Pemenuhan Hak Anak), Lendl Wibisana (Ketua APSAI Kota Bontang & VP TJSL PT Pupuk Kalimantan Timur), Eddy Forestwanto (Kepala Dinas P3A Kota Bontang), dan Ari Sutrisno (Direktur PT United Tractors).
Anugerah Perusahaan Layak Anak 2025 ini diharapkan dapat semakin meningkatkan komitmen multisektor dalam memperkuat perlindungan anak dan memperluas jejaring perusahaan ramah anak di seluruh Indonesia.
Hadir dalam kesempatan ini para direktur perusahaan anggota APSAI, sejumlah pejabat daerah, serta para tokoh penggiat perlindungan anak.
APSAI sendiri dirintis di Solo dalam Konferensi Nasional Kota Layak Anak ke-2 Se-Asia Afrika (The 2nd International Conference on Child Friendly Asia Pacific).
Konferensi ini diadakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada 30 Juni – 1 Juli 2011.
Dalam konferensi tersebut dicetuskan ide dasar pembentukan asosiasi yang mewadahi keinginan perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia untuk berkontribusi bagi pembangunan Kota Layak Anak di Indonesia.
Beberapa perusahaan yang memiliki kepedulian yang sama kemudian menindaklanjuti dengan serangkaian diskusi guna merumuskan kerangka kerja yang kelak disepakati sebagai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga APSAI.
Saat ini APSAI telah hadir di 23 provinsi, 133 kota/kabupaten, dan beranggotakan lebih dari 2.350 perusahaan.
