8.8 C
New York
25/04/2026
Aktual

Bapak Penanaman Pohon Apresiasi HTI APP

JAKARTA (Pos Sore) — Profesor Akira Miyawaki, ‘Mr. Tree Planting’ atau Bapak Penanaman Pohon mengapresiasi upaya Asia Pulp & Paper Group (APP) yang berhasil dalam pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI). Profesor mengatakan penanaman pohon bertujuan menciptakan hutan konservasi yang dapat menanggulangi perubahan iklim baik lokal maupun global. Selain itu, penanaman hutan APP akan bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat setempat. “Saat ini adalah pertama kalinya saya melakukan kunjungan lapangan di Sumatera untuk mengembangkan hutan ekologi yang dapat juga mengangkat pendapatan masyarakat lokal dengan penanaman pohon,” kata Professor Akira Miyawaki saat mengunjungi areal HTI milik satu pemasok kayu APP, PT Arara Abadi di Perawang, Riau.

“Saat ini adalah pertama kalinya saya melakukan kunjungan lapangan di Sumatera untuk mengembangkan hutan ekologi yang dapat juga mengangkat pendapatan masyarakat lokal.”

Professor Kehormatan dari Yokohama National University itu telah mendorong masyarakat melakukan penanaman di lebih dari 1.700 area di seluruh dunia, termasuk di 1.400 lokasi di Jepang, Borneo (Kalimantan), Amazonia dan China. Kehadiran Professor Miyawaki dilokasi HTI itu, dapat memberikan inspirasi dan edukasi kepada masyarakat lokal akan pentingnya penanaman pohon. Penanaman pohon di Indonesia telah menciptakan banyak lapangan pekerjaan khususnya bagi masyarakat lokal. Selain menciptakan lapangan pekerjaan, GDP negara Indonesia juga terdorong akibat pesatnya kebutuhan industri hasil hutan ini.

“Selain menciptakan lapangan pekerjaan, GDP negara Indonesia juga terdorong akibat pesatnya kebutuhan industri hasil hutan ini.”

Pada kesempatan tersebut, Professor Miyawaki melakukan penanaman simbolis di area konservasi APP – Arboretum dan di area tanaman industri pemasok kayu APP di Perawang, Riau yang dihadiri oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat, pelajar, masyarakat lokal, karyawan APP dan para pemasok kayu. APP dan pemasok kayunya telah membuat program pengayaan kawasan lindung untuk area terdegradasi dimana Professor Miyawaki menanam pohon. “HTI Perawang, pabrik APP dan pemasok kayunya telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal hingga lebih dari 250.000 lapangan pekerjaan langsung dan tidak langsung, sesuai penelitian Institute Pertanian Bogor (IPB),” jelas Direktur APP Suhendra Wiriadinata.

“APP dan pemasok kayunya telah membuat program pengayaan kawasan lindung untuk area terdegradasi”

Dengan adanya kemajuan ekonomi masyarakat lokal, kata Suhendra, pengembangan infrastruktur dan fasilitas masyarakat lokal juga ikut terdorong. Fasilitas Edukasi APP bersama masyarakat lokal telah mengembangkan berbagai fasilitas edukasi seperti Rumah Pintar di Perawang, fasilitas kesehatan seperti Puskemas dan fasilitas pengembangan keuangan seperti Koperasi. “Pada 2012, kami telah mengeluarkan Roadmap Keberlanjutan APP dimana penanaman pohon merupakan bagian penting di dalam komitmen ini. Kehadiran Professor Miyawaki ini tidak hanya dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya penanaman pohon tetapi juga memberikan masukan berharga bagi karyawan kami. Kami akan terus mengembangkan program penanaman pohon seperti program Perlindungan dan Restorasi 1 juta hektar hutan di Indonesia yang kami keluarkan pada tahun ini,” papar Suhendra. Suhendra menambahkan pada April 2014, APP mengumumkan komitmen untuk mendukung konservasi 1 juta hektar hutan di Indonesia. Program ini diluncurkan atas masukan dari LSM ternama seperti WWF, Greenpeace dan LSM lainnya di dalam APP Solutions Working Group (SWG).

“APP merupakan satu-satunya produsen pulp dan kertas dari Indonesia yang menanda tangani deklarasi yang merupakan komitmen internasional dan multi sektor pertama di dunia.”

Sebagai bagian dari program ini di Riau ada beberapa lanskap yang termasuk di dalam 1 juta Ha tersebut yaitu di area Giam Siak Kecil, Senepis, Kampar, dan Kerumutan. Disamping komitmen ini, APP juga ikut menandatangani New York Declaration on Forest di UN Climate Summit. “APP merupakan satu-satunya produsen pulp dan kertas dari Indonesia yang menanda tangani deklarasi yang merupakan komitmen internasional dan multi sektor pertama di dunia untuk menjaga hutan dan membantu mengatasi perubahan iklim ini,” kata Suhendra.(fent)

Leave a Comment