Komitmen ini justru membuat bisnis Brand lokal d’Besto Group mampu bersaing dengan menu makanan cepat saji seperti ayam goreng yang telah lama menjamur di Indonesia.
“Kami sangat meyakini ketika strategi akhirat kita terapkan, maka insya Allah target dunia akan Allah berikan,” ungkap Evalinda.
CEO d’Besto EBM Wildan menambahkan perusahaan menerapkan implementasi manajemen mutu secara menyeluruh kepada semua divisi dan semua jenjang manajerial perusahaan.
Perseroan sendiri telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dari TUV NORD pada 18 Desember 2023 untuk manajemen kantor pusat.
Setelah itu, perseroan terus mendorong sertifikasi resto-resto pada semester 1 tahun 2024 sampai kepada target sertifikasi ISO 22000 tentang Food Safety Management yang diharapkan rampung pada semester kedua 2024.
“Semua itu dilakukan untuk bisa memberikan kualitas produk terbaik serta mekanisme pelayanan pelanggan yang optimal,” imbuhnya.
Wildan menyampaikan perusahaan ingin mendapatkan keberkahan pada setiap kegiatan manajemen perusahaan.
“Keberkahan pada produk yang disantap oleh pelanggan, keberkahan untuk setiap supplier, keberkahan untuk semua karyawan serta semua pihak yang terlibat dengan manajemen d’Besto Group.
