Untuk memastikan pengalaman digital banking yang ramah bagi semua penggunan, tampilan Raya App dirancang sesuai prinsip Perceivable, Operable, Understandable, dan Robust dari Web Content Accessibility Guidelines (WCAG).
Raya App diharapkan dapat membantu nasabah dengan menyesuaikan kontras warna, text spacing dan ukuran font sesuai dengan standar WCAG untuk meningkatkan kenyamanan membaca.
Hal ini dapat membuat nasabah menggunakan aplikasi dengan waktu lebih lama dan nyamSan dalam bertransaksi.
Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya, mengatakan, dalam berinovasi, Bank Raya berupaya untuk menghadirkan produk perbankan digital yang built to last.
Sehingga produk yang dihadirkan tidak lekang oleh waktu karena fungsinya yang selalu relevan dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi perbankan, serta mudah dan reliable.
“Kami menjaga produk yang diluncurkan adalah produk digital berkualitas dan essential sehingga menciptakan pengalaman perbankan yang berfokus pada kenyamanan, efisiensi, dan kepuasan nasabah.”
Sejak diluncurkan pada 2022, Raya App telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Per Juni 2025.
Penggunaan transaksi Raya App mencapai 2,1 juta transaksi atau meningkat 42,7% (yoy), dengan jumlah pengguna Raya App tercatat lebih dari 1,05 juta nasabah.
Pertumbuhan digital saving tercatat sebesar Rp1,5 triliun atau tumbuh 66,6% (yoy). Pertumbuhan tersebut terus meningkat seiring dengan berkembangnya fitur dan inovasi yang dikembangkan oleh Bank Raya di Raya App.
