05/05/2026
Aktual

Bangun 85 Pasar Rakyat untuk Gerakkan Roda Ekonomi Daerah

Setia Budi-20160113-01599

JAKARTA (Pos Sore) — Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta mengatakan, pihaknya akan membangun 85 pasar rakyat sebagai salah satu program kedeputian yang dipimpinnya.

Dari 85 pasar rakyat yang akan dibangun, 25 pasar di antaranya akan dibangun di wilayah perbatasan dan tertinggal. Namun belum bisa dipastikan lokasi tepatnya pembangunan pasar rakyat tersebut.

“Pasar rakyat sebanyak 60 unit boleh di daerah mana saja, tapi 25 unit sisanya diperuntukan di daerah perbatasan dan tertinggal. Nanti di akhir Januari kita petakan mana yang akan kita kawal,” katanya saat memaparkan program-program di kedeputian yang dipimpinnya, di Jakarta, Rabu (13/1).

Dia mengatakan, pembangunan pasar rakyat ini diharapkan akan menjadi penggerak roda ekonomi di daerah, terutama di wilayah perbatasan dan tertinggal.

Dana yang akan disalurkan sebesar Rp 950 juta untuk masing-masing pasar rakyat yang dibangun melalui program pembiayaan Tugas Pembantuan (TP). Anggaran ini diambil dari pagu ‎anggaran Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran tahun anggaran 2016 senilai Rp156,4 miliar. ‎

“Nanti akan diberikan ke pemerintah daerah (pemda) sebagai tugas pembantuan. Anggaran in juga termasuk untuk perencanaan, pengawasan, administrasi, pajak, dan tender. Ini akan dilelang. Kalau pembangunan fisiknya saja paling Rp 800 juta,” paparnya.

Dia menambahkan, anggaran tersebut tidak termasuk pembebasan lahan. Karena lahan untuk pembangunan pasar rakyat ini akan disiapkan pemda. Luasnya mencapai 500 meter persegi-1.000 meter persegi.

Kementerian Koperasi dan UKM juga akan mengadakan pasar murah di 15 lokasi. Pasar murah ini diadakan dalam rangka hari raya besar. “Misalnya di Bali pada Februari nanti, ada hari raya Kuningan. Kita bantu masyarakat miskin di Bali‎. Anggarannya Rp 75 juta per event,” ujarnya. (tety)

Leave a Comment