7.7 C
New York
26/04/2026
Ekonomi

Astra Cetak Tenaga Kerja Berkualitas Siap Tarung

JAKARTA (Pos Sore) — PT Astra Internasional Tbk siap membantu pemerintah dalam meningkatkan pendidikan tinggi vokasi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Indonesia.

“Sebagai perbandingan, di sejumlah negara Eropa seperti Jerman, jumlah tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan vokasi jauh lebih tinggi sekitar 64 persen dibandingkan pendidikan akademis dari iniversitas sebesar 18 persen.”

Berdasarkan data pendidikan di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Indonesia hanya memiliki 262 politeknik atau 6 persen dari 4.300 perguruan tinggi. Jumlah mahasiswa politeknik saat ini mencapai 234.495 orang atau 2,3 persen dari sekitar 10 juta mahasiwa di perguruan tinggi. Dari 262 politeknik tersebut, 63 persen dikelola oleh swasta, 17 persen negeri dan 20 persen dikelola kedinasan.

Head of Public Relations Yulian Warman mengatakan, guna meningkatkan tingkat pendidikan tinggi vokasi tersebut Astra melalui Politeknik Manufaktur Astra berkomitmen untuk meningkatkan sistem pendidikan vokasi.

“Sebagai perbandingan, di sejumlah negara Eropa seperti Jerman, jumlah tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan vokasi jauh lebih tinggi sekitar 64 persen dibandingkan pendidikan akademis dari iniversitas sebesar 18 persen, sedangkan selebihnya dari pendidikan lainnya. Untuk itu, Astra berkomitmen meningkatkan pendidikan vokasi di Indonesia,”ujarnya , Selasa (21/6).

Menurutnya, rendahnya pendidikan vokasi mulai disadari oleh pemerintah. Sedari sekarang pemerintah pun memfokuskan peningkatkan TVET. Peranan TVET secara global menjadi perhatian khusus karena tenaga kerja saat ini dibutuhkan yang berkualita.

“Perhatian tersebut mengharuskan angkatan kerja berkualitas yang dihasilkan dapat membantu ketahanan ekonomi agar lebih stabil dan bertumbuh.” (fitri)

Leave a Comment