8.8 C
New York
25/04/2026
Aktual

APP: Pasar Produk Kehutanan Terbuka Luas

JAKARTA (Pos Sore) — Asia Pulp & Paper Group (APP) menyambut baik keputusan dari Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) yang resmi menyetujui Skema Sertifikasi Pengelolaan Hutan Lestari dari Organisasi Kerjasama Sertifikasi Kehutanan Indonesia (Indonesian Forestry Certification Cooperation/IFCC).

Dengan diterimanya skema IFCC di dalam program sertifikasi hutan terbesar di dunia, menandai sebuah langkah penting bagi industri kehutanan Indonesia, yang memberikan IFCC dengan pengawasan tambahan danpengesahan yang diakui di seluruh dunia.

Persetujuan yang diberikan PEFC ini merupakan tindak lanjut dari proses penilaian yang ketat yang melibatkan proses yang komprehensif dan berbagai pemangku kepentingan pada tingkat nasional, dengan memenuhi seluruh persyaratan standar atau melampaui persyaratan lingkungan, sosial dan ekonomi yang ada dalam PEFC Sustainability Benchmarks.

“Sejak standar IFCC mulai diperkenalkan, kami telah menyusun rencana aksi yang akan berujung pada disertifikasinya seluruh konsesi para pemasok APP.”

Director APP Suhendra Wiriadinata menyatakan dukungan tersebut merupakan kabar baik bagi Indonesia, karena hal ini akan semakin membuka pasar yang lebih luas untuk produk kehutanan Indonesia yang berkelanjutan.

Artinya, pembeli global bisa membeli produk Indonesia dengan keyakinan bahwa mereka membeli produk yang terbuat dari bahan baku yang berkelanjutan sesuai dengan standar global. PEFC diakui di seluruh dunia dan IFCC akan juga mendapat keuntungan dari hal ini.

“Harus ada keseimbangan yang melindungi baik hutan maupun manusia yang kehidupannya bergantung pada hutan.”

“Sejak standar IFCC mulai diperkenalkan, kami telah menyusun rencana aksi yang akan berujung pada disertifikasinya seluruh konsesi para pemasok APP. Hal ini akan meningkatkan nilai kompetitif bisnis kami di tingkat internasional, dan juga memberikan suatu jaminan tambahan yang berharga bagi para konsumen kami,” jelas Suhendra dalam siaran persnya, Selasa (14/10).

Sementara itu Ketua IFCC Drajad H Wibowo menilai harus ada keseimbangan yang melindungi baik hutan maupun manusia yang kehidupannya bergantung pada hutan adalah hal yang sangat penting untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang.(fent)

Leave a Comment