18.1 C
New York
25/04/2026
Ekonomi

ADM Masih Capai Produksi 4 Juta Unit

JAKARTA (Pos Sore) –Kendati perekonomian di dalam negeri menagami kelesuan, namun menurut Presiden Direktur Astra Daihatsu Motor, Sudirman MR,pihaknya masih mampu meraih pencapaian produksi hingga 4 juta unit hingga tahun ini.

“Para dealer memang mengkhawatirkan kondisi ini.tetapi saya harap jangan terlalu khawatir karena Astra akan terus menjaga kelanggengan bisnis otomotif ini di dalam negeri.”

Bahkan dengan kapasitas produksi menyentuh 530 ribu unit per tahun menjadikan ADM sebagai produsen otomotif terbesar kedua di Indonesia.

ADM katanya, juga telah ditunjuk sebagai basis produksi produk merek Daihatsu dan Toyota berkulitas untuk kebutuhan lokal dan ekspor.

Saat ini,menurutnya, produk ADM telah diekspor ke 48 negara tujuan ekspor di Asia,Timur Tengah,Afrika,Amerika Latin, termasuk ekspor Grand Max ke Jepang,negara yang selama ini dikenal ketat dalam menjaga kualitas.

“Hal ini membuktikan kualitas produk ADM telah memenuhi standar kualitas global,” ungkapnya usai keterangan Pencapaian 4 juta unit yang dihadiri Menteri Perindustrian, Saleh Husin,di Sunter,Jakarta Utara, Kamis (7/5).

Presiden Direktur PT Astra Internasional,Prijono Sugiarto, yang hadir pada kesempatan itu menegaskan, kenddati kondisi ekonomi saat ini tidak menggembirakan,akan tetapi, pihaknya tetap melakukan aktifitas belanja modal antara 300-500 miliar pertahun.

“Para dealer memang mengkhawatirkan kondisi ini.tetapi saya harap jangan terlalu khawatir karena Astra akan terus menjaga kelanggengan bisnis otomotif ini di dalam negeri.”

Karena, katanya,dengan investasi yang  diikuti ekspor dan alih teknologi yang juga disanggupi mitra di Jepang. Ditambah lagi pencapaian konten lokal 86 persen dan 90 persen untuk kendaraan ramah lingkungan Low Cost Green Car (LCGC).

Di luar Jepang, katanya,mungin tak ada fasilitas secanggih di Indonesia. Ada pabrik seluas 120 hektar di Karawang 25 hektar diantaranya untuk Riset dan pengembangan,hasilnya kurang dari 2 tahun mampu memproduksi 1 juta. Bukan hanya produksi, komitmen ekspor juga dipenuhi.sebagai basis produksi ke luar Jepang sebesar 60 ribu unit (15 persen). Presiden berharap jangan hanya 15 persen tetapi ditingkatkan.”

Pencapiaian 4 juta unit yang melibatkan 261 perusahaan pemasok komponen lapis pertama dan 1.105 pemasuk kedua,dengan pangsa 15 persen ,ini prestasi membanggakan.Ini bukti produk nasional memenuhi standar internasional dan bisa memenuhi kebutuhan pasar.

Dia berharap keadaan ekonomi yang seret ini cepat berlalu.”Badai pasti berlaku walaupun tidak tahu kapan.”

Menteri Perindustrian Saleh Husin menambahkan, ini prestasi menggembirakan atas komitmen investasi dan peningkatan prduksi dalam mendukung perekonomian,tenaga kerja dan pemasuk lokal.

“Pemerintah mengaprsiasi karena sejalan dengan langkah pemerintah dalam mengembangkan industri otomotiff.”

“Saya mengimbau supaya prinsipal lokal memprodksi untuk mobil global ke pasar ekspor. Ini penting untuk mempercepat pengembalian investasi dan mengurangi defisit neraca perdagangan. Perakit diminta membantu pemasok komponen lokal sesuai standar.

“Saya kalau pulang ke kampung ke NTT, selalu setia memakai xenia atau Avanza karena, bahan bakarnya irit, enak dan harganya murah,lincah, PDnya lebih tinggi kalau nyetir Xenia dan Avanza.” (fitri)

Leave a Comment