20.3 C
New York
20/07/2024
Aktual

Abu Vulkanik Bisa Sembuhkan Jerawat?

SOLO (Pos Sore) — Dampak hujan abu vulkanik muntahan Gunung Kelud, Jumat (14/2) hingga kini (Rabu 19/2) masih dirasakan masyarakat Kota Solo dan sekitarnya.

Hampir di sepanjang jalan protokol Kota Bengawan masih dipenuhi hamburan debu halus yang pedih bila terkena mata.

Kendati debu vulkanik mengganggu kesehatan saluran pernapasan dan mata, tapi disisi lain memiliki manfaat untuk kecantikan.

Dr Andri Putranto MSi, pengajar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengakui debu vulkanik asal erupsi Gunung Kelud memang mengganggu kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan.
“Namun ada sejumlah kandungan yang ada dalam debu vulkanik yang baik untuk kulit,” ujarnya kepada wartawan, di kampus UNS, Solo, Selasa (18/2).

Misalnya, kata Andri, belerang (Sulfur) dan Natrium sebagai unsur utama dari Sodium Bentonite atau tanah liat. Kandungan sulfur menjadi antibakteri, antijamur dan sifat disinfektan dan menyembuhkan kulit yang berjerawat.

Kandungan Natrium, menurut dosen FK UNS itu, bisa dimanfaatkan untuk menghaluskan kulit karena menghilangkan kulit mati. Natrium juga bisa mengurangi racun dari pori-pori kulit dan karena sifat pembersihan dari tanah liat yang digunakan untuk pengobatan jerawat, noda dan lainnya.

Terutama paling cocok untuk kulit berminyak karena daya serap abu vulkanik sangat tinggi. Namun demikian, Andri mengingatkan bahwa debu vulkanik mengandung silica yang permukaannya runcing sehingga jika langsung terkena kulit berpotensi menimbulkan gatal atau bahkan iritasi. Sehingga memang musti melalui sejumlah proses sebelum bisa dimanfaatkan dalam dunia kecantikan.

“Penggunaan eksternal bisa dipakai seperti halnya masker kulit, pengelupas kulit, krim, produk perawatan rambut dan lain sebagainya,” ungkap Andri. (dra)

Leave a Comment