JAKARTA (Pos Sore) — Sebanyak 738 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 di 8 kota besar di Indonesia mengikuti tes Kompetensi Dasar (TKD) di Kementerian Perindustrian.
TKD ini digelar selama dua hari (7–8 Oktober 2014) yang diikuti peserta dari Jakarta (316 peserta), Bandung 125), Yogyakarta (109), Padang (75), Surabaya (69), Makasar (26), Bandar Lampung (14), dan Pontianak (4).
TKD merupakan salah satu tahapan rekrutmen CPNS Kemenperin untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 147 formasi yang terdiri dari 42 jabatan dengan kualifikasi pendidikan: S2 (19 orang), D.IV/S1 (96), D.III (22), dan SMK (10).
“Pelaksanaan TKD telah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Pelaksanaan TKD telah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang dilakukan secara mandiri pada unit kerja di lingkungan Kemenperin dengan tetap menggunakan soal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut Kepala Pusdiklat Industri Mujiyono, pelaksanaan TKD menjadi bagian dari proses rekrutmen yang harus diikuti CPNS karena untuk menggali pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang dimiliki para pelamar.
Materi TKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karateristik Pribadi. Sementara itu, peserta TKD adalah mereka yang dinyatakan lulus dari tes potensi khusus (ujian online), yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Selanjutnya, mereka yang nanti dinyatakan lulus pada tahap TKD akan mengikuti tahapan selanjutnya, Tes Kompetensi Bidang (TKB).
“Prinsipnya kami ingin mencari CPNS yang kompeten, berkualitas, dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing unit kerja di lingkungan Kemenperin.”
Ia menambahkan, pelaksanaan ujian CPNS melalui sistem komputerisasi dapat lebih efektif dengan tetap mejaga transparansi.
“Prinsipnya kami ingin mencari CPNS yang kompeten, berkualitas, dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing unit kerja di lingkungan Kemenperin. Salah satu caranya adalah melalui sistem CAT, karena akan lebih cepat, efektif, dan transparan. Misalnya nilai TKD peserta akan terlihat pada hari ini juga”.
Kemenperin telah melaksanakan proses rekrutmen CPNS dengan menggunakan sistem pendaftaran online sejak 2008 dan ujian online sejak 2009.
Proses rekrutmen CPNS online tersebut merupakan salah satu inovasi Kemenperin sebagai situs terbaik versi e-Transparency Award 2013 dan masuk dalam peringkat Top 33 Inovasi Pelayanan Publik Indonesia Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.(fitri)
