JAKARTA (Pos Sore) — Pameran niaga Food Ingredients (Fi) Asia 2014 kembali digelar di Jakarta International Expo pada 15-17 Oktober ini. Pameran yang dibuka Wamen Perindustrian, Alex SW Retraubun, ini menghadirkan 650 peserta dari industri penyedia bahan pangan dari 46 negara.
Berdasarkan catatan, Indonesia adalah konsumen bahan makanan terbesar yang mencakup alokasi 51 persen di wilayah Asia Tenggara. “Potensi industri makanan dan minuman di Indonesia memang sangat besar,” tandasnya.
Dikatakan, Indonesia sebagai negara dengan populasi tertinggi keempat di dunia tentu tingkat permintaan akan produk makanan dan minuman sangat besar, bahkan untuk memenuhinya, sebanyak 60 persen Indonesia masih bergantung dengan bahan baku makanan dari impor.
“Pameran ini bisa menjadi ajang yang baik untuk para produsen dan distributor makanan lokal untuk bertemu dan bertukar informasi seputar bahan baku makanan agar bisa meningkatkan daya saing menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN,” tambahnya.
Christopher Eve, Presdir PT UBM Asia saat pembukaan pameran itu mengatakan, Indonesia memiliki potensi pasar cukup besar yang bisa menjadi referensi dan platform jaringan bisnis di antara para pelaku industri ini. Dari tahun ke tahun jumlah peserta pameran yang terlibat semakin meningkat.
Pameran dagang bertaraf internasional ini memang ajang bagi pelaku bisnis makanan dan minuman di seluruh dunia untuk menjadi mitra bisnis. Tak hanya itu. Mereka juga mendapatkan perkembangan terkini di industri ingridien.
Indonesia kembali dipilih untuk ketiga kalinya menjadi tuan rumah. Alasannya, karena di negara ini pangsa pasar cukup bagus dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan pertumbuhan kelas menengah yang merangsang konsumsi makanan praktis.
“Indonesia memiliki peran penting sebagai pusat perkembangan pasar terbaik Asia Pasifik. Sebagai konsumen, Indonesia memegang predikat konsumen terbesar di Asia,” katanya.
Seperti diketahui, food ingredients atau bahan makanan merupakan unsur penting dalam industri pangan untuk menghasilkan aneka produk makanan dan minuman dalam berbagai kemasan.
Hal ini dapat dijumpai dengan makin beragamnya inovasi produk makanan dan minuman di kalangan industri yang ditawarkan pada konsumen melalui retailer.
Ekshibitor-ekshibitor utama menampilkan beragam produk dan jasa industri food ingredients seperti produk bakery, minuman, makanan, susu formula bayi, produk berbahan dasar susu, makanan olahan dan siap saji, penambah rasa, makanan vegetarian, suplemen makanan dan es krim. (tety)
