18/01/2026
Nasional

35 Hari Bencana Sumatera, 1.165 Meninggal, 378,2 Ribu Jiwa Masih Mengungsi

Gunung Burni Telong di Bener Meriah 3 hari terakhir berulah. Warga banyak yang mengungsi pada malam hari demi menghindari segala kemungkinan./Foto: Istimewa

POSSORE.ID, Jakarta– Jumlah korban bencana Sumatera masih terus bertambah. Masih bayak warga yang belum ditemukan.

Di penghujung tahun 2025,  jumlah pengungsi yang meninggal yang sudah ditemukan mencapai 1.165 jiwa yang berasa dai 52 kota terdampak banjir bandang dan longsor di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara dab Sumatera Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui konferensi pers secara virtual, Rabu (31/12/2025) mengemukakan, hasil pencarian hari ini dilakukan pada titik-titik atau yang sudah diidentifikasi oleh tim SAR gabungan. “Khususnya Aceh Tamiang, itu menambah 13 jiwa korban meninggal dunia.

Sementara masih ada tambahan korban hilang dari Padang Panjang dan Pesisir Selatan, Sumatera Barat, masing-masing satu orang sehingga korban hilang pun bertambah 2 nama sehingga total menjadi 165 jiwa.

Namun disimak dari Data Bencana Indonesia milik BNPB, menyebutkan ada sedikit perbedaan dari jumah yang disebutkan Muhari. Data menyebut jumlah korban keselruhuan mencapai 154 jiwa.

Muhari memastikan operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan untuk bisa meminimalkan jumlah korban jiwa hilang ini sekecil mungkin.

“Untuk warga mengungsi, per hari ini menurun 17.631 jiwa dan kita harapkan ini terus menurun seiring dengan sudah mulai dibayarkannya Dana Tunggu Hunian,” ucapnya.

Abdul menjelaskan, pengungsi yang tidak akan tinggal di Hunian Sementara (Huntara) sejak awal pekan ini sudah mulai mendapatkan Dana Tunggu Hunian.

“Proses verifikasi langsung mendatangi tempat-tempat pengungsian sehingga ini juga akan mengurangi total saudara-saudara kita yang saat ini masih di pengungsian,”ucapnya.

Geoportal Data Bencana Indonesia Badan Pusan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) yang dikutip Rabu malam (31/12-2025) juga menyebutkan, masih ada 163 warga yang dinyatakan masih hilang dan belum ditemukan hingga 35 hari pasca bencana dan total pengungsi kini yang masih 378,2 ribu jiwa.

Dari 372,2 ribu pengungsi, 10 besar kabupaten/ kota yang menampung pengungsi masing-masing: Aceh Utara 166 ribu jiwa, Aceh Tamiang 115 ribu, Gayo Luwes 17, 8 ribu, Aceh Timur 7 ribu, Bireun 17,6 ribu, Pidie Jaya 14,8 ribu, Aceh Tengah 11, 8 ribu, Tapsel 4,7 ribu, Agam Sumbar 4,3 ribu dann Tapteng 4,2 ribu jiwa.

Untuk daerah yang menetapkan status transisi darurat bertambah satu kabupaten/kota yang mengeluarkan SK transisi darurat, sehingga total menjadi 22 kabupaten/kota. “Masih ada 5 kabupaten/kota lainnya yang masih dalam proses untuk penetapan SK transisi darurat,” ujar Muhari. (lia)

Leave a Comment