11.4 C
New York
29/04/2026
Aktual

14 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL

Insiden KA Argo Bromo tabrk sebuah KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4)//Foto: Istimewa/CNN

POSSORE.ID, Jakarta –– Insiden kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir – Surabaya Pasar Turi dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4), menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka.

Jumlah korban meninggal ini diungkapkan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, Selasa pagi (28/4). Jumlah tersebut berdasarkan data hingga pukul 08.45 WIB.

Sekitar pukul 21.00 WIB, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL 5568A dengan tujuan Kampung Bandan-Cikarang yang berhenti di emplasemen Stasiun Bekasi Timur.

KA Argo Bromo Anggrek langsung berbenturan keras hingga menyebabkan gerbong belakang ringsek. Akibat kejadian ini jalur KA lintas Bekasi-Cibitung yang menjadi jalur tersibuk lumpuh.

Bermula dari insiden kecil, KRL PLB 5181 relasi Cikarang-Angke menabrak taksi Green SM di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi. Insiden itu membuat KRL PLB 5568A tujuan Kampung Bandan-Cikarang berhenti di Stasiun Bekasi Timur menunggu. Namun, saat berhenti tersebut KRL PLB 5568A tertabrak KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi.

Hingga saat ini personel gabungan Basarnas bersama SAR dan KAI masih terus memfokuskan penanganan korban dalam insiden kecelakaan kereta tersbut.

Ia menyebut, korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Bobby menyebutkan korban lainnya dibawa ke RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bhakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

“KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found.”

” Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Selain itu, KAI juga menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Para keluarga juga dapat menghubungi contact center KAI 121.(lia)

 

Leave a Comment