7.6 C
New York
24/02/2024
Aktual

Warung Jamu Digerebek, Ratusan Plastik Miras Oplosan Diamankan

JAKARTA (Pos Sore) – Sejumlah warung jamu digerebek anggota Polres Metro Bekasi di Kecamatan Tambun Utara dan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/3). Polisi menahan enam pria sebagai tersangka karena mengedarkan minuman keras (miras) oplosan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Metro Bekasi, AKBP Ahmad Fanani menjelaskan keenam pelaku yakni berinisial RS, T, AS, SM, SR dan AR. Juga diamankan plastik berisi miras oplosan.

Dari tersangka RS disita 29 bungkus kantong plastik berisi miras oplosan jenis ginseng. Lalu, 40 bungkus plastik dari pelaku T. Kemudian tersangka AS, polisi mengamankan 10 bungkus miras oplosan. Pelaku SM enam bungkus plastik, Tersangka SR, polisi mengambil 18 bungkus plastik. Terakhir, AR mengamankan tiga galon berisi ginseng.

“Dengan demikian, total barang bukti yang kita amankan adalah 103 bungkus plastik miras dan 3 galon miras oplosan jenis ginseng,” ujar Ahmad Fanani di Mapolres Metro Bekasi, Senin (19/3).

Menurutnya, penggerebekan warung jamu tersebut atas informasi masyarakat. Warga resah karena sejumlah remaja kerap membeli miras dengan harga murah. Tidak hanya itu, sejumlah remaja juga banyak yang berpesta miras, sehingga membuat onar di wilayah setempat.

“Informasi masyarakat kita tindaklanjuti dan benar ada peredaran miras oplosan di warung jamu itu,” ucapnya.

Kepala Sub Bagian Humas (Kasubbag Humas) Polres Metro Bekasi, Kompol Sukrisno menambahkan, tindakan para tersangka bisa mengancam kesehatan seseorang yang menenggak mirasnya. Sebab, komposisi bahan yang dicampur tidak mengacu pada standar kesehatan yang ditetapkan instansi berwenang. Apalagi mereka tidak memiliki izin peredaran miras dari pemerintah terkait.

“Dampak miras bukan hanya buruk untuk kesehatan, tapi memicu aksi kriminalitas karena pengguna sudah tentu dipengaruhi alkohol,” tegasnya.

Akibatnya, tersangka dijerat Pasal 137 ayat 1 UU Pangan Nomor 18 tahun 2013 dengan ancaman penjara maksimal lima tahun penjara atau denda Rp 10 miliar. (marolop)

Leave a Comment