31/01/2026
Aktual

Tingkatkan Kualitas SDM Kelistrikan, Sewatama dan STT PLN Kerjasama

JAKARTA (Pos Sore) — PT Sumberdaya Sewatama, penyedia solusi ketenagalistrikan terpadu, bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN, menyiapkan SDM andal di bidang kelistirikan untuk menghadapi era perdagangan bebas ASEAN 2015.

“Kerja sama ini atas dasar semangat kebersamaan, dalam menyiapkan SDM agar dapat berkompetisi lebih baik dan andal dalam bidang kelistrikan. Untuk menyongsong era perdagangan bebas ASEAN 2015,” kata Rektor STT PLN Supriadi Legino, usai MoU kedua pihak, di Jakarta, kemarin.

MoU yang ditandatangani Direktur Utama PT Sumberdaya Sewatama N. Hasto Kristiyono, dan Rektor STT PLN Supriadi Legino, itu diharapkan bisa memajukan industri kelistrikan di Indonesia yang kebutuhannya semakin meningkat.
 

“Pasar bebas sudah di depan mata. Kami yakin SDM Indonesia tidak hanya mampu menguasai dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga bisa jadi tenaga ahli di negara lain yang membutuhkan tenaga ahli kelistrikan,” tandasnya

.

Menurutnya, kebutuhan listrik di Indonesia dan dunia meningkat setiap tahunnya. Itu tidak akan berhenti seiring dengan semakin tingginya ketergantungan manusia akan listrik.
 
Ia mengungkapkan, peningkatan kebutuhan listrik hingga 2020, menurut RUPTL, adalah sebesar 6,5% per tahun. Untuk kawasan industri mengalami peningkatan tertinggi mencapai 7,3%, dan untuk kebutuhan listrik rumah tangga di Indonesia meningkat sebesar 6,9% per tahun.
 
N. Hasto Kristiyono, Direktur Utama PT Sumberdaya Sewatama, mengaku, senang dengan adanya kerjasama ini. Menurutnya, STT PLN cukup andal dalam mencetak tenaga kerja kelistrikan terbaik di Indonesia.
 

“Melalui kerja sama ini, optimisme kompetensi SDM Indonesia untuk dapat berkarya pada era pasar bebas, akan lebih besar peluang keberhasilannya,” katanya.

 
Dia mengatakan dalam 5-10 tahun ke depan, SDM yang telah melalui berbagai pengalaman, pelatihan, dan pemantapan diharapkan mampu menjadi tenaga ahli bagi pengembangan kelistrikan di dalam dan luar negeri, tidak hanya sebatas di Asean, namun dapat menjangkau negara lainnya.
 
Kerjasama tersebut meliputi kegiatan yang terprogram, baik dalam jangka pendek dan jangka panjang, termasuk di antaranya berbagai penelitian mengenai kelistrikan, pengajaran, penyusunan modul kurikulum, serta silabus mengenai ketenaga listrikan.
 
“Semua itu dapat memperkaya mahasiswa terhadap teknologi yang dijalankan dan dikuasai oleh Sewatama. Karyawan Sewatama pun dapat menciptakan modul pembelajaran khusus, sesuai kebutuhan peningkatan kompetensi karyawan yang difasilitasi oleh STT PLN,” kata Hasto. (tety)

Leave a Comment