13/02/2026
Aktual

Tiga Perusahaan Jepang “Melirik” Ceruk Pangsa Pasar Indonesia

JAKARTA (Pos Sore) — Banyaknya jumlah penduduk Indonesia menjadi magnet tersendiri bagi negara lain untuk mencoba memasarkan produknya. Tidak perlu harus 100 persen menguasai pangsa pasar di Indonesia, hanya sekian persen pun sudah cukup menggiurkan. Di mata dunia, pasar di Indonesia begitu potensial.

Maka tidak heran jika semakin banyak negara luar yang mencari peruntungannya di sini. Sebut saja Jepang. Ada tiga perusahaan negara itu yang tengah menjajal pasar baru di sini. Ketiga perusahaan itu — Happi.Tokyo, Nicott inc, dan Doshisha, sama sekali belum pernah memasarkan produknya di Indonesia.

Untuk memfasilitasi kebutuhan ketiga perusahaan Jepang itu, Japan External Trade Organization (JETRO) — organisasi pemerintah Jepang yang bergerak di bidang perdagangan dan investasi yang didirikan pada 1958, pun mengadakan “Indonesia Design Networking and Business Matching”, Jumat (21/2/2020), di Little League, Jakarta Selatan. Tentu saja didukung oleh JETRO Jakarta, organisasi serupa yang didirikan pada 1959.

“Acara ini sebagai sarana untuk menjembatani perusahaan Jepang dalam mencari potensial distributor dan melakukan kerjasama bisnis untuk produk mereka di pasar Indonesia, khususnya dalam industri mode dan gaya hidup. Jetro berusaha membuka peluang untuk menjalin kerjasama dengan pengusaha Jepang,” kata Eri Hojo, Direktur Senior dari Jetro.

Selain acara sharing session, produk Jepang — Nicott, Happi.Tokyo, dan Doshisha, itu pun dipamerkan. Dalam kegiatan ini para pengunjung juga diberikan lembaran kuesioner seputar produk-produk tersebut. Apakah modelnya, warnanya sesuai dengan orang Indonesia? Apakah produk tersebut lebih cocok digunakan di dalam atau luar ruangan?

Apakah harganya sesuai? Bagaimana dengan jahitannya, apakah sangat bagus atau biasa-biasa saja? Apakah kira-kira produk dengan desain, motif, warna, dan harga yang dipamerkan itu orang Indonesia akan membelinya?

Jawaban dari kuesioner tersebut menjadi begitu penting bagi ketiga perusahaan. Mereka pun mendapatkan masukan-masukan dari pengunjung. Yang akhirnya perusahaan dapat menelisik bagaimana peluang “merebut” sedikit pangsa pasar di Indonesia mengingat begitu banyak produk luar yang juga beredar di sini.

Nicott adalah produk sepatu untuk anak kecil yang menggunakan teknologi agar si kecil tidak mudah jatuh dan tetap nyaman dipakai. Sepatu ini juga tahan air dan tahan panas sehingga aman dipakai anak-anak. Sedangkan Happi.Tokyo adalah produk pakaian menyerupai kimono yang biasa digunakan masyarakat Jepang ketika musim panas, sementara Doshisha memamerkan produk dompet dan tas dengan tema ‘kawai’.

Dengan kegiatan ini setidaknya Jetro juga berkontribusi meningkatkan perekonomian Indonesia dengan menarik investor dari Jepang ke Indonesia. Tidak hanya di bidang fashion, tetapi sektor-sektor lainnya. Jetro pun sudah menjalin kerjasama dengan pemerintah dan sejumlah organisasi pengusaha Indonesia. (tety)

Leave a Comment