19.3 C
New York
24/05/2024
Aktual

Tak Digaji, 50 Pilot Merpati Hengkang

JAKARTA (Pos Sore) — Sebanyak 50 pilot maskapai penerbangan nasional Merpati Nusantara Airlines memutuskan untuk berhenti kerja.

Dikomandani Ketua Asosiasi Pilot Merpati (APM) Kapten RD Sardjito, sejumlah pilot terpaksa mundur karena selain tidak pastinya kondisi perusahaan, hak-hak normatif seperti gaji dan tunjangan juga ta mereka terima selama beberapa bulan.

“Semuanya ada 178 pilot dan 50 orang yang keluar tidak bisa kami cegah, karena mereka butuh hidup,” ujar dia di Kantor Pusat Merpati, Jakarta, Jumat (7/2).

“Saya sebagai asosiasi pilot Merpati sedih, karena kami yang punya rumah. Jadi mereka sudah tidak bisa menggantungkan hidupnya di rumah kami sendiri, itu saya sedih.”

Meski juga mengalami penderitaan yang sama, namun Sardjito  menyayangkan hengkangnya 50 pilot. Pasalnya mereka semua adalah orang-orang yang senior dan loyalitas dalam setiap pekerjaannya.

“Saya sebagai asosiasi pilot Merpati sedih, karena kami yang punya rumah. Jadi mereka sudah tidak bisa menggantungkan hidupnya di rumah kami sendiri, itu saya sedih,” tutur dia.

Untuk itu asosiasi meminta pemerintah turut memikirkan hak-hak normatif para karyawan yang notabene masing-masing memiliki keluarga.

Dengan loyalitas kinerja para pilot selama ini, diharapkan menjadi pertimbangan tersendiri dari pemerintah dalam membantu pendanaan Merpati.

“Untuk itu kami menghimbau ke pemerintah emrintah untuk  apa yang sudah kita lakukan selama ini, semoga bisa membantu dalam pemenuhan hak normatif kami,” tegasnya. (fent)

Leave a Comment