POSSORE.ID, JAKARTA — Satu nama baru hadir dengan pendekatan yang lebih tenang namun penuh makna.
HIMM, pseudonim dari Himawan Darma, resmi memperkenalkan debut albumnya bertajuk ‘Selamanya’.
Ini adalah sebuah karya yang tidak sekadar merayakan cinta, tetapi membedahnya sebagai proses panjang yang penuh liku.
Album ‘Selamanya’ dirilis di bawah naungan Goss Records dan menjadi penanda penting bagi langkah HIMM sebagai solois dengan identitas musikal yang matang.
Bukan kumpulan single yang berdiri sendiri. Sembilan lagu dalam album ini dirancang sebagai satu benang merah emosional.
Sebuah perjalanan dari keyakinan, penantian, kehilangan, hingga keberanian memulai kembali.
Album dibuka dengan lagu ‘Selamanya’, sebuah love anthem dewasa yang memosisikan pernikahan bukan sebagai klimaks dongeng, melainkan keputusan sadar dua insan yang telah melewati banyak pertimbangan.
Dari sana, pendengar diajak masuk ke fase-fase berikutnya: ‘Angan Tentangmu’ yang merekam rindu dalam diam, ‘Aduh Gila’ yang ringan dan spontan, hingga ‘Terhenti’ yang menangkap momen patah hati ketika waktu terasa beku.
Di lagu ‘Jika’ HIMM berbicara tentang harapan yang tak selalu menemukan jalannya. Liriknya sederhana, tetapi menyentuh karena terasa dekat dengan keseharian, sebuah ciri khas penulisan HIMM yang jujur dan reflektif.
