4.6 C
New York
02/03/2024
Aktual

Salang: Yang Penting Jokowi Waspada

JAKARTA (Pos Sore)—Sinyalemen ancaman akan terbunuhnya  Jokowi memang sudah santer lama. Apalagi saat ini beberapa survey menunjukkan makin melesatnya elektabilitas Jokowi sebagai Capres 2014 paling dirindukan masyarakat.Menurut Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, pihak Jokowi harus tetap waspada dengan ancaman tersebut. Meski baru ancaman, pihak Jokowi jangan menganggap enteng sinyalemen tersebut.

Agustus tahun lalu, jauh sebelum Jokowi dicapreskan oleh PDI Perjuangan, Sebastian sudah mengungkapkan Jokowi berpotensi terbunuh. ‘’Jokowi bahkan rentan dibunuh lawan-lawan politiknya yang haus kekuasaan, menjelang Pemilu,’’ kata Salang ketika itu. Tapi apa pun, menurut Salang, lebih baik waspada saja. ‘’Meski demikian, hal itu tak perlu berlebihan, apalagi dalam sejarah atau budaya Indonesia belum ada aksi tembak- menembak seperti itu,” kata Sebastian kepada Pos Sore, di Jakarta kemarin.

Menurut aktivis antikorupsi ini,kalau bisa jangan sampai aksi tembak-menembak itu nantinya benar-benar terjadi. Bunuh membunuh bukan budaya bangsa Indonesia.“Meski demikian nomor satu Jokowi harus tetap mewaspadainya, karena bisa saja nanti aksi menembak itu dilakukan oleh saingan politiknya. Apalagi politik saat ini dibilang sangat kotor dan bisa menghalalkan berbagai cara,” tuturnya.

Penegasan Sebastian ini dikemukakan, menyusul makin santer sinyalemen Jokowi akan ditembak dan menguatnya dukungan masyarakat dari berbagai pelosok Indonesia terhadap Jokowi. Semua lembaga survei mencatat elektabilitas dan popularitas mantan wali kota Solo yang tak tertandingi lagi oleh tokoh-tokoh nasional yang ada.

Elektabilitas Jokowi bahkan melampaui pimpinan partainya sendiri, Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP), dan Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Gerindra yang mengusungnya menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun lalu. “Apabila elektabilitas Jokowi ini sudah tinggi dapat dipastikan banyak capres-capres lain yang sudah ketakutan kalah. Tentu saja dikhawatirkan mereka akan bermain kotor,” tegasnya lagi. (junaedi)

Leave a Comment