4.6 C
New York
02/03/2024
Aktual

Remaja Amerika Selamat Setelah Lima Jam Berada di Roda Pesawat

WASHINGTON — Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun selamat setelah menempuh perjalanan yang luar biasa dengan bersembunyi di atas roda pesawat selama penerbangan lima jam dari California ke Hawai melintasi Lautan Pasifik.  Rupanya remaja yang tak disebutkan namanya dan berasal dari Santa Clara, California itu ingin menemui ibunya di Somalia.

Seorang jubir maskapai Hawaiian Airlines mengatakan seorang staf maskapai melihat remaja itu setelah pesawat mendarat pada Minggu pagi waktu setempat. Staf itu langsung menghubungi petugas keamanan.  Ia langsung  ditangkap dan diinterogasi FBI sebelum menjalani pemeriksaan medis. Ternyata kondisinya cukup stabil dan sekarang ditangani para petugas sosial khusus anak.  Remaja itu dikabarkan kabur dari rumahnya dan melompati pagar di bandara Internasional Mineta di San Jose agar bisa naik pesawat, ujar seorang jubir maskapai.

“Kekhawatiran utama kami sekarang adalah kesehatan anak itu, yang beruntung mampu bertahan hidup,” ujar seorang jubir perempuan untuk maskapai Hawaiian Airlines.  “Beruntung anak itu selamat,” kata jubir FBI, Tom Simon kepada kantor berita AP.

Ketika pesawat itu mendarat di bandara Kahului, Pulau Maui, remaja itu melompat dari roda pesawat dan mulai berjalan-pejalan mengitari landasan bandara.  Satu-satunya benda yang dimilikinya saat mendarat adalah sisir rambut.  Ia mampu bertahan hidup pada kondisi kekurangan oksigen dan suhu udara yang membeku ketika pesawat terbang pada ketinggian 12.000 meter dan melintasi Lautan Pasifik.

Menurut Simon, bocah itu lebih banyak pingsan selama di perjalanan.  Sekalipun melanggar hukum  lantaran naik pesawat tanpa membayar, tidak ada indikasi remaja itu memicu ancaman bagi maskapai. Ia juga tidak dikenakan tuduhan kejahatan.  Sejauh ini sangat jarang orang mampu bertahan hidup dengan menumpang di roda pesawat dalam sebuah penerbangan. Banyak orang mati karena tubuh membeku atau kehabisan oksigen.

Sejak rekor dimulai pada 1947, sekitar 100 orang menjadi penumpang gelap dengan naik di badan luar pesawat pada 85 penerbangan. Dari jumlah itu,  73 penumpang liar tewas atau dua pertiganya dan 23 selamat. Penumpang gelap termuda yang selamat adalah seorang anak berusia sembilan tahun.

Dalam kasus terkini, mayat seorang penumpang gelap berusia 26 tahun ditemukan dalam keadaan tubuh mengkerut di sebuah jalan di pinggiran Kota London pada 2012 lalu. Diduga ia penumpang gelap yang menumpang di badan luar pesawat milik maskapai British Airways di Angola dan jatuh dari roda pesawat saat pesawat bersiap-siap mendarat di Bandara Heathrow, Inggris.(dari berbagai sumber/meidia)

Leave a Comment