19.3 C
New York
24/05/2024
Aktual

Praktek Ritual Voodoo Picu Kemarahan Ulama Malaysia

KUALA LUMPUR (Pos Sore) — Organisasi Islam terkemuka Malaysia mengecam keras praktek ritual voodoo yang dilakukan seorang dukun atau ‘bomoh’ untuk memecahkan misteri hilangnya pesawat MH370 milik Maskapai Malaysia Airlines.

Para ulama menyebut ritual itu sebagai tidak islami dan bersifat syirik. Sementara para pemimpin oposisi menuntut investigasi atas kasus yang memalukan bangsa.

“Setiap orang yang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan prinsip syariah dan fatwa harus dibubarkan dan bila mereka menolak, kami akan menangkap mereka,” ujar Zaifullah Jaafar Shidek, Kepala Departemen Agama Islam Selangor (Jais) wilayah Sepang. “Ini untuk mencegah orang agar tidak menjadi syirik,” tambahnya.

Pesawat dengan penerbangan MH370, yang membawa 227 penumpang, termasuk dua bayi dan 12 awak, hilang dalam perjalanan daei Kuala Lumpur ke Beijing sekitar satu jam setelah lepas landas dari bandara internasional KL Sabtu dini hari.

“Para ulama menyebut ritual itu sebagai tidak islami dan bersifat syirik. Sementara para pemimpin oposisi menuntut investigasi atas kasus yang memalukan bangsa.”

Senin lalu muncul kabar tentang seorang bomoh (dukun) yang mengaku dapat membantu menemukan lokasi pesawat hilang. Bomoh itu bernama Ibrahim Mat Zain dan menyebut diri Raja Bomoh Sedunia Nujum VIP dengan gelar Datuk Mahaguru.

Selama ritual itu, ia membawa air zamzam, dua butir kelapa yang masih utuh, tongkat magis dan sebuah karpet magis yang menjadi “kapal” buatnya dan para asistennya.

Ritual yang dilakukan di Anjung Tinjau Bandara Internasional Kuala Lumpur telah memikat perhatian banyak orang. Sehari kemudian, ia kembali ke bandara KL dan melakukan ritual itu.

Para pemimpin muslim dan ulama mengecam keras praktek tersebut dan menyebutnya sebagai perbuatan syirik. “Sebagai orang muslim, saya percaya pada salat sebagai cara untuk memohon bantuan Allah. Ritual itu jelas memalukan orang muslim Malaysia dan mencemoohkan ajaran Islam yang benar,” ujar Ahmad Fazrin Yahaya, CEO Pertubuhan Ilmuan Malaysia “(Organisasi Ilmuwan Malaysia).

Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim juga mengutuk keras praktik bomoh dan mendesak investigasi menyeluruh untuk mencari tahu orang yang menyuruhnya melakukan ritual itu.

Anwar juga mengkritik PM Najib Tun Razak karena tidak menunjukkan jiwa kepemimpinan dalam menghadapi situasi krisis.

Namun Menteri Syahidan Kassim membantah keterlibatan pemerintah dalam merekrut bomoh. Menurutnya, bomoh biasanya melakukan ritual di tempat tertutup.

Pada Senin lalu, departemen agama negara bagian Trengganu melakukan salat khusus untuk mendoakan keselamatan para penumpang dan awak kapal yang hilang.

Malaysia berpenduduk hampir 26 juta jiwa dan orang Melayu, yang kebanyakan muslim, mewakili hampir 60 persen penduduk.(onislam/meidia)

Leave a Comment