19.3 C
New York
24/05/2024
Aktual

PKPU – ENVIHSA UI Gelar Co Creation World Water Day 2014

DEPOK (Pos Sore) — Saat ini akses air bersih di Indonesia baru mencapai 47,71%. Masih kurang 13% dari target MDGs, yaitu 68% pada 2015. Sanitasi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta air minum yang tidak aman berkontribusi terhadap 88% kematian anak akibat diare di seluruh dunia.

“Di Indonesia, diare masih menjadi penyebab utama kematian anak berusia 5 tahun,” kata Direktur Utama PKPU, Agung Notowiguno, usai Seminar Peringatan Hari Air Sedunia yang digagas PKPU dan ENVIHSA UI (Enviromental Health Student Association University of Indonesia), di Auditorium Perpustakaan UI, Jumat (4/4).

Seminar ini rangkaian kegiatan menyambut Hari Air Sedunia. Sebelumnya PKPU mengadakan kampanye #SaveWater melalui media sosial dan di 8 wilayah binaan PKPU, serta lomba karya tulis ilmiah.

“Kami ingin merangkul partisipasi dan peran semua pihak seperti akademisi, praktisi, dan lembaga kemahasiswaan dalam menyambut World Water Day 2014 ini,” tambahnya.

Hadir sebagai pembicara, di antaranya Prof. Dr. Ir. Djoko M. Hartono, Dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Dr.Ir. Achmadin Luthfi, Direktur PT Tekno IMSA, Ratih Prajnamita Anggraini dari Danone-AQUA, Eka Setiawan dari NGO Internasional Plan, serta Pradygdha Kumayan Jati, ST. (Mech. Engineer of IBEKA, Winner of ECO-MINDS Indonesia 2009).

“Peran NGO dalam penyediaan air bersih di Indonesia, begitu penting. Sebut saja Damanhuri, peraih Penghargaan Kalpataru pada Bidang Pengadaan Air Bersih, PAMdus, Program Air Mengaliri Dusun sebagai salah satu solusi system penyediaan air bersih di Indonesia, yang dilaksanakan oleh PKPU Cabang Yogyakarta,” tambahnya. (tety)

Leave a Comment