Tantangan Transformasi Ekonomi
Pontjo mengatakan perkembangan sains dan teknologi telah mengubah paradigma ekonomi dunia. Banyak negara kini tidak lagi bergantung pada kekayaan alam, tetapi pada pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Perubahan ini ditandai dengan munculnya berbagai teknologi baru seperti kecerdasan buatan, big data, dan konektivitas digital yang semakin memengaruhi aktivitas ekonomi global.
Kekuatan suatu negara saat ini tidak lagi ditentukan oleh faktor alam seperti sumber daya, iklim, atau letak geografis, melainkan oleh kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki.
Beberapa negara yang berhasil menerapkan ekonomi berbasis pengetahuan antara lain Jepang, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, serta China.
Negara-negara tersebut dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan rakyatnya meskipun tidak selalu memiliki sumber daya alam yang melimpah.
Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia yang kaya akan sumber daya alam justru masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan potensi tersebut untuk meningkatkan daya saing ekonomi secara berkelanjutan.
Pontjo menilai terdapat beberapa kelemahan utama yang perlu diperbaiki agar Indonesia dapat berhasil melakukan transformasi menuju ekonomi berbasis pengetahuan.
