01/02/2026
AktualNasional

Peringati Hari Ibu, ANRI Menerima Arsip Perjalanan Hidup Tokoh Perempuan Dewi Motik Pramono

Ia juga menekankan pentingnya perempuan sadar akan pentingnya arsip sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari untuk didokumentasikan sebagai sejarah yang bisa menjadi pembelajaran bagi generasi masa depan bangsa.

“Dokumentasi itu sangat penting, dan perlu diarsipkan, dibuat menjadi sejarah negara kita. Kebetulan, saya dari kecil selalu mendokumentasikan apapun,” ucapnya.

“Surat cinta saya saja, diary (buku harian), saya ngomong sama Allah, saya tulis di dalam diary saya. Jadi, dari tahun ke tahun diary saya itu penuh dengan cerita-cerita,” lanjutnya.

Arsip pribadi Demono yang diserahkan ke ANRI berupa kumpulan dokumentasi dengan 14 kategori yang menceritakan perjalanan kariernya.

Dimulai pada ajang pemilihan Abang None Djakarta 1968, Top Model 1974, pendiri Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) pada 1976, Puteri Ayu 1981–1984, dan Ketua Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) periode 2009-2014.

Selain itu, arsip yang diserahkan tersebut juga mencatat pengalaman Dewi sebagai pendiri sekolah TK dan SD Ar-Rahman Motik pada 1985.

Juga pendiri dan pengelola Lembaga Pendidikan Keterampilan dan Kewirausahaan (LPKK) Demono tahun 1989, sebagai pelukis dan pendidik 1992- 2000.

Selain itu, sebagai penulis sembilan buku termasuk yang berjudul “75 Inspirasi Dewi Motik Pramono”, juga kategori Demono bersama tokoh negara, tokoh global, dan Presiden RI.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan MoU antara ANRI dengan Komnas Perempuan terkait anti kekerasan terhadap perempuan. 

Leave a Comment