
POSSORE.ID, JAKARTA — Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) optimis menjadi perguruan tinggi negeri menuju Center of Excellence untuk mencetak sumber daya manusia yang siap di bidang industri kreatif.
Upaya perubahan ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus adaptif terhadap perkembangan industri kreatif dan teknologi digital secara menyeluruh baik dari aspek kurikulum, riset, hingga pengabadian masyarakat.
Polimedia mengimplementasikan pendekatan project-based-learning yang mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya nyata dan berdampak bagi masyarakat.
Demikian disampaikan Direktur Polimedia, Dwi Riyono dalam kesempatan Halal Bihalal bersama insan media, di Kampus Polimedia Jakarta, Rabu 1 April 2026.
Dikatakan, Polimedia berkomitmen untuk menjadi Center of Excellence yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dan berdampak melalui pembelajaran.
“Kami terus berupaya membangun ekosistem yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman, sehingga lulusan kami siap menjadi motor penggerak industri kreatif nasional,” ujarnya.
Adapun salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan diseminasi produk-produk hasil mahasiswa ataupun dosen langsung ke masyarakat. Baik melalui pameran, lomba antarmahasiswa, diseminasi riset dan penelitian tingkat nasional dan internasional.
Selain bagian dari pengembangan kurikulum, upaya ini ialah untuk menumbuhkan semangat wirausaha.
“Kami akan berupaya untuk memfasilitasi mahasiswa dan dosen untuk terus berkarya, bereksperimen terhadap produk-produk inovasi yang sudah dihasilkan,” ucapnya.
Pihaknya ingin memastikan bahwa karya yang dihasilkan oleh mahasiswa ataupun dosen tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi dapat dikenal luas, dimanfaatkan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta industri.
