11.2 C
New York
14/04/2024
Aktual

Menkes Harap PMT-AS Dihidupkan Lagi

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, mengatakan, tak hanya ibu hamil dan menyusui serta anak dan bayi saja yang harus diperhatikan kualitas hidupnya. Cakupannya juga harus lebih luas. Tak saja saat balita, tetapi juga pada masa usia sekolah dan usia remaja.

“Kementerian Kesehatan minta ini lebih diperluas. Pada usia remaja misalnya, dia dalam keadaan hami, juga harus diperhatikan, jangan sampai ia mengalami anemia atau kondisi kesehatan yang menurun karena ini jelas mempengaruhi tumbuh kembang janin dan bayi yang dilahirkannya,” tandas menkes.

Menkes menegaskan hal itu usai Rakor bidang Kesra tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi yang dipimpin Menko Kesra, Agung Laksono, di Kemenko Kesra, Kamis (28/8). Hadir dalam Rakor ini, Wakil Menteri Agama Nazaruddin Umar, Plt. Deputi Menko Kesra Bidang Kesehatan, Kependudukan dan Keluarga Berencana, Rahmat sentika, dan Deputi Bidang SDM dan Kebudayaan Bappenas, Nina Sardjunani.

Karena diharapkan juga menyasar usia sekolah, menkes berharap, pemerintahan baru nanti menghidupkan kembali program Pemberian Makanan Tambahan Asia Sekolah (PMT-AS). Program ini dinilai mampu menjaga kebutuhan gizi anak usia sekolah.

Dikatakan program ini bertujuan untuk memperbaiki asupan gizi peserta didik di tingkat TK dan SD, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan fisik, minat, dan kemampuan belajar. Makanan tambahan disyaratkan mengandung 10-20 persen dari kebutuhan kalori dan protein siswa, yaitu 300 kilo kalori energi dan 5 gram protein. Cita rasanya juga disesuaikan dengan selera anak-anak.

“Program ini sebenarnya ada pada 2010-2011, tetapi kemudian dicoret oleh Komisi X, jadi pada 2012 tidak ada lagi program itu. Karenanya, saya berharap nanti program ini dihidupkan lagi,” kata menkes.

Menkes juga berharap di tiap sekolah program UKS tak hanya mengenai ilmu semata. Programnya harus lebih ditingkatkan, terutama untuk jajanan sehat dan kesehatan reproduksi pada remaja. (tety)

Leave a Comment