25.7 C
New York
19/06/2024
Aktual

Menaker Dorong Dunia Usaha Kembangkan SDM

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Ketenagakerjaan M.Hanif Dhakiri mendorong pihak swasta untuk meningkatkan investasi sumber daya manusia dalam menghadapi era persaingan.

Berbicara pada acara The 5th Asian Corporate University Summit 2016 di hotel Pullman, Selasa (8/11), Menteri Hanif memaparkan kualitas SDM memiliki peran yang sangat besar dalam dunia usaha.

Untuk itu guna menjawab tantangan persaingan di pasar kerja, generasi muda Indonesia perlu mendapatkan peningkatan kompetensi agar bisa masuk ke pasar kerja.

Menurut Menaker, setidaknya terdapat dua pola yang dapat dikembangkan dalam investasi SDM tersebut. Pertama,in-house training milik perusahaan. Kedua, mendorong pelatihan vokasional yang lebih fokus dan masif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Februari 2016, sekitar 62 persen dari sekitar  128 juta tenaga kerja Indonesia pada umumnya masih lulusan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Indonesia saat ini kekurangan tenaga kerja terampil. Setiap tahunnya kita harus memiliki 3,8 juta tenaga kerja terampil.

Pemerintah, tegas Menaker, akan memberikan dukungan penuh dan insentif bagi perusahaan yang berinvestasi ke SDM.” Kalau buat skema pelatihan kerja kita kasih insentif, kalau tidak akan ada punishmentnya sendiri. Dengan melakukan itu kita bisa melihat peran yang lebih besar dalam peningkatan investasi SDM.”katanya.

Cara lain peningkatan kompetensi tenaga kerja yang tengah digalakkan pemerintah yakni melalui skema pemagangan. Dengan pemagangan yang sistemik dan terukur, akses kepada pencari kerja yang less-educated dapat ditingkatkan dan tersertifikasi profesinya begitu menyelesaikan program magang.
“Selain itu pemerintah juga memperkuat kerjasama dengan industri di Balai Latihan Kerja. Saat ini beberapa BLK mulai dikelola bersama oleh korporasi.”ujar Hanif. (hasyim)

Leave a Comment