11.2 C
New York
14/04/2024
Aktual Gaya Hidup

Mata Indah: Antara Rias Wajah dan Kesehatan

Banyak wanita ingin memiliki mata indah. Hal yang biasa dilakukan dengan menggunakan riasan pada mata. Jika seseorang membutuhkan kacamata untuk melihat lebih baik, tentu dapat menghalangi indahnya riasan mata. Beberapa bulu mata tambahan yang panjang dapat menyentuh lensa kacamata dan menyebabkan ketidaknyamanan pengguna.

Ada dua cara untuk menyingkirkan kacamata: menggunakan lensa kontak atau melakukan operasi lasik. Saat ini, banyak wanita lebih memilih untuk menggunakan lensa kontak. Padahal lensa kontak dapat ‘memerangkap’ residu dari eyeliner dan maskara, bahkan alas bedak dari wajah. Untuk beberapa wanita, hal ini dapat mengakibatkan alergi, bahkan infeksi.

Kalau kita ingin terlihat lebih menarik tanpa kaca mata, lasik sepertinya bisa menjadi pilihan, asalkan kita ditangani oleh dokter yang kompeten di klinik yang tepat. Jika ini menjadi pilihan, keanekaragaman produk riasan mata, lensa kontak mewah, kacamata hitam yang keren, dan bingkai kacamata rancangan desainer ternama, membuat mata semakin menarik.

Karena riasan mata lebih banyak diaplikasikan wanita, maka kaum hawa lebih rentan terhadap masalah mata sebagai akibat dari beberapa produk tersebut. “Secara umum wanita lebih rentan terserang alergi pada mata, iritasi dan infeksi seperti konjungtivitis atau mata merah karena penggunaan kosmetik. Infeksi dapat terjadi ketika riasan mata masuk ke mata dan mengapung di saluran air mata,” ungkap Dr. Lee Sao Bing, Direktur Medis Shinagawa Lasik & Eye Centre dari Singapura

Namun, umumnya riasan mata tidak berbahaya selama digunakan secara tepat dan tidak terkontaminasi atau sudah kadaluarsa. Sangat dianjurkan untuk mengganti produk riasan mata setiap enam bulan sekali, dan membuangnya jika mata terkena infeksi. “Kita juga harus terbiasa membersihkan alat-alat kosmetik agar terhindar dari bakteri, yang dapat mengakibatkan infeksi dan alergi,” tambahnya.

Marlene Hariman yang berpengalaman merias untuk berbagai kegiatan seperti pernikahan, fashion show, pemotretan untuk majalah, iklan hingga klip video, menyebut riasan mata, bagian tersulit dari aplikasi tata rias. Sebanyak 70% keberhasilan tata rias bergantung pada hasil riasan mata. Riasan mata dapat menentukan seberapa alami, dramatis atau menyeramkan tampilan seseorang.

Pemulas mata, misalnya, biasa digunakan agar mata terlihat menonjol dan lebih menarik. Pemulas mata dapat digunakan untuk menambah kedalaman dan dimensi mata seseorang, menyempurnakan warna mata, atau untuk menarik perhatian. Pemulas mata memiliki berbagai macam warna dan tekstur yang biasanya terbuat dari bedak dan mika, tetapi juga dapat ditemukan dalam bentuk cair, pensil, atau mousse.

“Untuk iklan, aplikasi riasan harus sangat hati-hati, detil, dan juga alami. Proses pengambilan gambar biasanya memakan waktu lama. Karenanya, model harus merasa nyaman dengan riasannya, terutama di bagian mata karena mata adalah bagian yang paling sensitif pada wajah kita,” papar Marlena yang dipercaya untuk merias Raisa, penyanyi terkenal, untuk sebuah iklan sampo terkenal.

Karenanya, Dr. Lee dan Marlene berbagi kiat penting untuk berhati-hati dalam mengaplikasikan eyeliner, karena terkadang dapat menimbulkan masalah. Dianjurkan untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan eyeliner di sepanjang tepi kelopak mata yang berdekatan dengan saluran air mata dan daerah kelenjar minyak. Hal tersebut dapat menyumbat saluran air mata dan mengakibatkan mata kering dan infeksi. Selain itu, lupa membersihkan riasan mata juga dapat menyebabkan bintitan. (tety)

Leave a Comment