27.8 C
New York
15/06/2024
Aktual

Masjid Italia Dirusak, Alquran Dibakar

ROMA (Pos Sore) — Aksi pengrusakan masjid dan pembakaran Alquran kembali terjadi. Kali ini terjadi di Kota Rieti, di daerah Lazio, Italia, akhir pekan lalu.

Suratkabar Ilmessaggero memberitakan sekelompok orang tak dikenal telah menyerbu masjid dan merusak properti serta membakar sejumlah kitab suci Alquran.

“Sekelompok orang tak dikenal telah membakar Alquran, mencuri uang, menghancurkan lukisan dan tulisan yang berhubungan dengan Islam serta menjungkirbalikkan perabot di dalam masjid,” demikian laporan Morocco World News yang menyitir suratkabar Italia, Ilmessaggero.

Insiden ini terjadi Minggu malam ketika pelaku menyerang Masjid Perdamaian yang terletak sekitar 80 kilometer dari Roma. Mereka menghancurkan barang-batang yang ada di dalamnya dan membakar beberapa kitab suci Alquran.

Walikota Rieti mengungkapkan solidaritas kepada muslim lokal dan menyerukan para pejabat kota untuk merespons bersama atas tindakan provokatif para pelaku yang mencoba mengganggu perdamaian dan toleransi di kota itu.

Para pemimpin komunitas muslim lokal yang bertanggung jawab atas “Masjid Perdamaian” melalui asosiasi “Salsabil” juga mengutuk aksi vandalisme karena hal itu dapat merusak koeksistensi di antara berbagai komunitas di Propinsi Rieti.

Penduduk muslim di Italia berjumlah 1,7 juta jiwa, termasuk 20.000 orang yang mualaf. Data ini diperoleh dari Istat, badan statistik nasional.

Kurangnya status resmi untuk agama Islam membuat banyak lembaga muslim tidak layak mendapatkan dana. Hukum di Italia membolehkan para pembayar pajak untuk mengalokasikan sebagian pajak mereka untuk sebuah kelompok agama sesuai pilihan mereka.

Berbagai upaya telah dilakukan agar Islam dapat diakui sebagai agama resmi di Italia. Namun upaya itu mendapat tentangan keras dari kelompok separatis Liga Utara. Bahkan rencana PM Enrico Letta untuk mendirikan sebuah musium seni Islam di tepi Kanal Besar di Venesia juga memicu kemarahan dari Liga Utara.

Sedangkan rencana dewan daerah untuk membangun lebih banyak masjid juga mendapat tentangan keras.(onislam/meidia)

Leave a Comment