01/02/2026
AktualGaya HidupNasional

KOWANI Expo 2024 Resmi Dibuka Menko Airlangga, Bukti Pemberdayaan, Perjuangan, dan Kemandirian Perempuan Indonesia

Giwo menyampaikan kebaya itu melekat dengan pemberdayaan, perjuangan, kemandirian para perempuan. Acara ini untuk kepentingan perempuan Indonesia.

“Semua dari hasil jerih para perempuan supaya perempuan naik kelas. Kita kaum perempuan harus mandiri, jangan bergantung pada pemerintah. Kita bisa berjuang kalau kita kompak.”

Ketum Kowani juga menyampaikan kebanggaannya dari 64 juta pelaku UMKM di Indonesia, ternyata 64 persennya dalah kaum perempuan. Artinya peran perempuan sangat dibutuhkan untuk pembangunan negeri ini.

Giwo berharap melalui even Kowani Expo dan Hari Kebaya Nasional 2024, perempuan Indonesia semakin berdaya, berkarya dan berbudaya untuk menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Penyelenggara Hari Kebaya Nasional Masyitoh Chusnan mengatakan berbagai kegiatan telah dilakukan menjelang puncak peringatan Hari Kebaya Nasional 2024.

Mulai dari bakti sosial, olahraga bersama yang melibatkan 5000 perempuan berkebaya, kebaya goes to campus dan lainnya.

“Puncaknya kita akan selenggarakan pada 24 Juli 2024 yang akan melibatkan sekitar 7.000 perempuan berkebaya,” tutup Masyitoh

Perayaan Hari Kebaya Nasional ini adalah yang pertama kalinya. Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 19 Tahun 2023, Hari Kebaya Nasional telah disahkan dan akan diperingati setiap tanggal 24 Juli.

Bahkan, kebaya diajukan sebagai warisan budaya takbenda ke UNESCO oleh Indonesia bersama empat negara Asia Tenggara lainnya yakni Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand.

Eksistensi kebaya diharapkan dapat terus berlanjut lewat keberadaan Hari Kebaya Nasional 2024. Tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga memberikan dampak bagi industri dan usaha yang beririsan dengan perempuan.

Leave a Comment