7.4 C
New York
24/02/2024
Aktual

Kemenkop UKM Dorong Wirausaha Mahasiswa Perkuat Kreativitas dan Teknologi


JAKARTA (Pos Sore) —
Pertumbuhan kewirausahaan nasional semakin pesat. Terbukti potensi ekonomi makro nasional yang sangat besar yakni tercatat PDB nasional yang mencapai Rp12.046 triliun, PDB ekonomi kreatif mencapai Rp852 triliun, dan pasar e-commerce sebesar Rp337 triliun. 

Karenanya, Kementerian Koperasi dan UKM mendorong wirausaha mahasiswa untuk memiliki fondasi dan daya saing kuat dengan mengutamakan unsur affordable atau keterjangkauan oleh masyarakat, kreativitas dan teknologi. 

“Unsur creativity juga sangat penting dengan menciptakan sesuatu yang baru untuk ditawarkan kepada para konsumen, serta unsur teknologi yang membuat pekerjaan akan lebih cepat dan akurat, efektif dan efisien serta fleksibel,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram dalam diskusi bertema ‘Increase Your Business Movements With ACT’, di Universitas Mercu Buana, Jakarta, Kamis (22/3).

Hadir dalam acara tersebut, Founder & CEO PT Randol Visi Utama (Radja Cendol) Danu Sofwan, Asdep Pengembangan Kewirausahaan Deputi SDM Kemenkop dan UKM Budi Mustopo, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana Dr Tafiprios serta Sekretaris Program Studi Manajemen S-1 Universitas Mercu Buana Sulton Ibrahim. 

Menurut Agus Muharram, pertumbuhan jumlah wirausaha akan mencapai 4,8 persen pada 2018. Jumlah wirausaha saat ini sudah mencapai rasio 3,1 persen dari total populasi penduduk Indonesia.

Angka ini sudah melampaui standar internasional, yakni sebesar 2 persen. Dengan rasio wirausaha di Indonesia sudah meningkat menjadi 3,1 persen dari total penduduk Indonesia dari sebelumnya hanya 1,55 persen di 2014.

“Jika dihitung dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 261,89 juta jiwa, maka jumlah wirausaha Indonesia cukup besar,” ujar Agus Muharram. 

Untuk menumbuhkan kreativitas berwirausaha maka usaha bisa dimulai dari yang disukai, mengamati tren yang sedang berkembang, berpikir out of the box dan mau belajar dari kegagalan diri sendiri dan orang lain. 

“Dan sekarang era kemajuan teknologi, maka gunakan media sosial untuk promosi, untuk komunikasi dengan customer dan sekarang e-transaksi juga sudah banyak digunakan oleh bank-bank. Hal ini harus diperhatikan oleh wirausaha,” tambah Agus Muharram. 

Dia juga mengingatkan agar pelaku usaha atau wirausaha mahasiswa tidak hanya mengandalkan knowledge atau pengetahuan di pendidikan formal, namun juga mengasah skill atau ketrampilan, jaringan atau networking, melihat peluang, serta sikap perilaku.

“Dalam kerangka kesejahteraan, maka kita memahami bahwa jasa dan produksi akan menghasilkan pendapatan tapi SDM harus terus ditingkatkan, perlu akses usaha dan infrastruktur yang memadai,” ujar Agus Muharram. 

Dia menambahkan, Kemenkop dan UKM sedang menggerakkan program kewirausahaan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. “Dan mahasiswa Universitas Mercu Buana dapat ikut dalam program tersebut, nanti ada pelatihan dan bantuan permodalan,” katanya. (tety)

Leave a Comment