01/02/2026
AktualEkonomi

Kemendag Raih OIML Award Atas Kerja Keras Wujudkan Tertib Ukur

POS SORE – Direktorat Metrologi Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Kamis (22/10) siang memperoleh penghargaan internasional dari Organization Internationale de Metrologie Legale (OIML Award) atas kontribusi dan terobosan-terobosan yang dilakukan guna menciptakan tertib ukur di Indonesia.

Pemberian OIML Award ini merupakan platform yang disampaikan oleh Asia Pasifik Legal Metrology Forum (APLMF) atas kegiatan metrologi legal yang selama ini secara rutin dilaksanakan Direktorat Metrologi.

Presiden OIML, Dr. Roman Schwartz, pada Pertemuan OIML ke-55 yang berlangsung 20-22 Oktober 2020 secara berani mengatakan bahwa OIML Award for Countries and Economies with Emerging Metrology System untuk Indonesia yang diberikan atas upaya-upaya Indonesia dalam menjalankan kegiatan metrologi legal melali kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dan terobosan yang dilakukan untuk mengedukasi masyarakat.

Konsep Kang Ujang (Tukang Uji Timbangan) yang melibatkan komunitas dalam membantu penyelenggaraan kegiatan metrologi legal sangat berperan membuat Indonesia memperoleh OIML Award

Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Indonesia. Indonesia tidak akan berhenti dan akan terus melakukan terobosan dan inovasi untuk membangun metrologi legal di Indonesia, ”kata Rusmin Amin, Direktur Metrologi pada 55 th OIML Meeting yang dihadiri lebih dari 200 orang yang berasal dari 61 negara anggota tetap dan 63 negara anggota koresponden OIML, Ksmis (22/10)

Rusmin Amin, mengatakan OIML Award ini akan diberikan kepada Menteri Perdagangan, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, serta Direktur Metrologi. Sebagai informasi, Indonesia merupakan negara anggota tetap OIML sejak 1960. Saat ini total anggota OIML ada 124 negara yang terdiri dari 61 anggota tetap dan 63 anggota korespondensi.

OIML Award diberikan pada negara-negara anggota yang memiliki perkembangan metrologi legal yang baik. Nominasi biasanya diusulkan oleh organisasi-organisasi metrologi legal regional. Untuk tahun 2020, Indonesia dinominasikan atas inovasi dan terobosan melakukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan metrologi serta dalam memperkenalkan metrologi dengan cara yang menarik dan mudah dikenal.

“Penerapan konsep Juru Timbang atau yang dikenal dengan Kang Ujang (Tukang Uji Timbangan) serta melibatkan komunitas dalam membantu penyelenggaraan kegiatan metrologi hukum yang berperan dalam mewujudkan tertib ukur menjadi salah satu terobosan yang membuat Indonesia memperoleh penghargaan ini,” tutur Rusmin Amin.

Dirjen PKTN Veri Anggriono mengaku senang atas capaian kerja ini. “Pencapaian OIML Award sangat bagi Indonesia karena ini yang pertama kalinya. Berharap dengan adanya OIML Award dapat memotivasi pembangunan metrologi legal di Indonesia menjadi lebih balk.

Selain itu ia juga berharap apa yang dilakukan Direktorat Metrologi ini menjadi panutan bagi Unit Metrologi Legal Kabupaten / Kota dalam hal pengembangan inovasi, kreativitas, dan kolaborasi dalam meningkatkan peran serta masyarakat sebagai bagian dari penyelenggaraan kegiatan metrologi dan dalam rangka mewujudkan tertib ukur. (aryo)

Leave a Comment