4.6 C
New York
02/03/2024
Aktual Gaya Hidup

Indonesia Craft Batik Gift Show 2018: Surga Belanja Pecinta Kerajinan Unggulan Nusantara

JAKARTA (Pos Sore) — Setelah sukses dalam penyelenggaraan tahun lalu, event Indonesia Craft Batik Gift Show (ICBGS) kembali digelar di Hall A Jakarta Convention Center pada 7-11 Maret 2018. Pameran ini mengangkat tema ‘Melalui Craft, Batik, dan Gift Show 2018 Kita Tingkatkan Kreativitas dan Produktivitas dalam Rangka Persaingan Dunia Global’.

Pameran ICBGS 2018 ini menampilkan produk batik dan kerajinan dari seluruh Indonesia. Diharapkan event ini akan menjadi surga belanja bagi para pecinta dan pengguna kerajian dan souvenir unggulan dari Nusantara.

John Simbi, Director PT Mastindo Graha Expotainment, di sela pembukaan Craft- Batik- Gift Show 2018, Rabu (7/3), mengatakan, event itu diadakan karena potensi industri kreatif di Indonesia belum tergarap optimal.

Padahal, katanya, Indonesia menjadi negeri yang sangat kaya akan produk-produk kreatif mulai dari produk budaya, batu alam, kerajinan hingga batik. Kalau potensi ini digali terus, maka produk kreatif Indonesia bisa menjadi sumber devisa utama negara di samping produk migas.

Karena itu, pihaknya berupaya membantu pemerintah untuk mempromosikan produk-produk kreatif dengan berbagai cara. Salah satunya melalui pameran ini. Dari 170 pelaku IKM yang bergabung dalam even ini, sebagian besar adalah perajin batik. Mulai dari perajin batik untuk kelas menengah ke bawah hingga produk batik dengan harga yang mahal.

Sementara itu, Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih, mengatakan, perajin IKM yang menghasilkan produk-produk kreatif merupakan ujung tombak ekonomi rakyat yang tahan terhadap hantaman krisis ekonomi global. Pemerintah pun berupaya terus mempromosikan produk-produk kreatif.

“Kita memiliki bahan materi produk kreatif yang melimpah. Tinggal bagaimana mengekplorasi secara maksimal sehingga menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi,” katanya.

Diakui nilai ekspor produk kreatif Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2016 nilai ekpsor produk kreatif mencapai 747 juta dolar AS dan naik menjadi 776 juta dolar AS. Meski kenaikannya relatif kecil hanya 3,8 persen, namun itu menjadi sinyal positif produk kreatif Indonesia bisa mendunia.

“Tinggal bagaimana kita mempromosikan dengan kemasan yang bagus. Bisa dengan pameran, bazaar, atau kegiatan lainnya,” kata Gati.

Tim 100 event, Calendar of Event Kementerian Pariwisata Tazbir mengatakan, Kemenpar memberi apresiasi penyelenggaraan pameran Indonesia Craft Batik Gift Show ini. Selain sebagai momentum untuk memasyarakatkan dan melestarikan batik yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia, juga akan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berwisata belanja.

Menurutnya, pameran batik, craft, dan gift mempunyai arti penting dalam meningkatkan nilai ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global. Terlebih daya saing ekonomi kreatif Indonesia saat ini menurut World Economic Forum (WEF) berada di ranking 34 dunia.

“Event pameran ini sebagai salah satu upaya untuk memamerkan karya perajin sekaligus menjadi distribusi atau tempat belanja bagi para pecinta dan pengguna produk batik, craft, dan gift unggulan dari seluruh Indonesia,” tambah Tazbir. (tety)

Leave a Comment