27.8 C
New York
15/06/2024
Aktual

Haryono: Capres Harus Peduli Lansia dan Pensiunan

JAKARTA (Pos Sore) — Sekitar 2,3 juta anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) mendukung calon presiden  yang punya program kesejahteraan sosial untuk orang lansia dan pensiunan. Bagaimanapun, mereka merupakan orang tua  yang sudah lebih 30 tahun berjasa untuk bangsa dan negara.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PBPWRI) Prof Dr Haryono Suyono, minta para calon presiden (capres) peduli pada orang lansia (lanjut usia) dan pensiunan. Calon presiden harus punya program kesejahteraan sosial, khususnya yang ditujukan kepada orang lansia.   Haryono Suyono yang didampingi Sekjen PB PWRI Progo Nurjaman dan sejumlah pengurus teras PWRI, di antaranya Subiakto Tjakrawerdaja dan Sudarmadji, menyebutkan, ada tiga permintaan yang perlu diperhatikan oleh calon presiden 2014-2019.

“Pertama, pensiunan diberi penghasilan yang wajar agar hidupnya tidak sengsara. Kedua, pensiunan jangan diburu-buru untuk ditempatkan di panti jompo atau diistirahatkan. Ketiga, pensiunan atau generasi tua jangan dicurigai atau diributkan apabila diberi kepercayaan menjabat posisi strategis,” kata Haryono Suyono di sela-sela penganugerahan penghargaan mantan aktivis PWRI dan pembukaan Rapat Pleno PB PWRI di kantor pusat PWRI di Jalan Pinang, Jakarta Selatan, pekan ini,

Menurutnya masih banyak pensiunan yang bisa diberi kepercayaan membangun dan memberdayakan masyarakat, seperti program orang lansia peduli tiga generasi sebagaimana program PWRI. Ini menunjukkan generasi tua masih dibutuhkan, khususnya untuk memberi motivasi, simbol perdamaian, dan payung kesejukan kepada generasipenerusnya.   “Anggap saja para pensiunan ini ingin menghibahkan hidupnya pada bangsa dan negara sesuai keahliannya. Mungkin mereka tidak perlu digaji, tapi berilah kesempatan untuk menyumbangkan kemampuannya,”  tandas Haryono.

Sehubungan dengan itu, pihaknya sudah menyosialisasikan program-program pemberdayaan masyarakat kepada para capres. “Hari ini saya mengutus salah satu Ketua PWRI untuk menemui salah satu capres untuk menyampaikan program-program kesejahteraan. Saya juga sudah menemui dua capres untuk hal yang sama,” tambahnya.

Haryono menegaskan bahwa PWRI netral, tapi kita mendukung capres yang peduli pada program kesejahteraan sosial. Pada kesempatan itu, Haryono Suyono memberikan penghargaan Bintang Wredatama Nugraha kepada sejumlah mantan aktivis PWRI yang dianggap berjasa.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Damandiri dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) itu mengatakan, anggota PWRI punya program peduli terhadap tiga generasi, yaitu balita, remaja dan lanjut usia. Anggotanya harus bisa bekerjasama melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang dibentuknya.

Anggota PWRI ini bisa menjadi fasilitator apabila menemukan keluarga kurang mampu secara finansial, agar dianjurkan memilih paket-paket yang tersedia secara luas sesuai dengan kemampuan dan jenis pelayanan apa saja yang dikehendakinya kalau menderita sakit. Pihak yang mampu diimbau untuk membantu membayarkan premi untuk keluarga miskin yang tidak mampu membayar preminya sendiri di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. (junaedi)

 

Leave a Comment