01/02/2026
AktualEkonomi

Harbolnas dan Mimpi UMKM Menembus Pasar Dunia

Tetapi Mendag mengingatkan, pintu yang sudah dibuka harus dimasuki bersama. “Akses pasar sudah dibuka. Kini pelaku usaha harus mengisinya—baik perusahaan besar maupun UMKM,” ujarnya.

Langkah pemerintah memperluas ekspor digital tidak berdiri sendiri. Mendag menyampaikan apresiasi kepada Tokopedia dan TikTok Shop, yang disebut aktif menjadi jembatan produk lokal ke pasar luar negeri. Semakin banyak kanal yang tersedia, semakin besar peluang bagi produk Indonesia untuk tampil dan bersaing di panggung global.

Turut hadir dalam konferensi pers itu beberapa figur penting industri digital dan merek lokal seperti,  Hilmi Adrianto (Tokopedia–TikTok Shop), Edwin Pranata (Realfood), Clarissa A. Gunawan (Paragon), dan Anthonius Hans Gerard (Eiger)

Mereka bukan sekadar tamu, melainkan saksi sekaligus pelaku transformasi digital yang sedang mendorong merek-merek Indonesia naik kelas.

Hilmi Adrianto menjelaskan inisiatif Lokal Mendunia, program yang mendorong brand-brand Indonesia tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi juga berani menembus pasar internasional. Fokus awalnya adalah Asia Tenggara, wilayah yang secara budaya dan preferensi konsumen cukup dekat dengan Indonesia — sekaligus pasar yang sangat potensial.

“Program ini memberi eksposur sekaligus peluang ekspor yang lebih besar bagi pelaku usaha,” ujar Hilmi. Realfood, misalnya, tumbuh pesat sejak 2019–2020, dan mencapai puncak saat pandemi. Permintaan produk sehat melonjak, dan kemitraan mereka dengan Tokopedia sejak 2020 membuka akses yang lebih luas. Menurut CEO Realfood, Edwin Pranata, e-commerce membuat merek mereka lebih dikenal dan lebih mudah dijangkau masyarakat.

Sementara itu, Paragon mengikuti perjalanan berbeda. Clarissa A. Gunawan menceritakan bagaimana perusahaannya berkolaborasi dengan TikTok Shop untuk mengembangkan merek lokal berbasis kekuatan ekosistem digital, membangun komunitas yang terhubung dari kreator hingga konsumen.

Leave a Comment