4.6 C
New York
02/03/2024
Aktual

Edukasi Ramadan Generasi Muda Singapura

SINGAPURA (Pos Sore) – KOMISI penyelenggara Ramadan Singapura meluncurkan inisiatif untuk mendidik generasi muda muslim tentang pentingnya bulan puasa  menggunakan perangkat media dan jejaring sosial. “Mereka yang tidak paham Islam atau kurang memiliki pengetahuan tentang Islam mungkin punya pola pikir berbeda dalam menyampaikan pesan kepada kawan-kawannya,” ujar Khalid Shukur Bakri, ketua selebrasi Ramadan.

Selebrasi Touch of Ramadan, yang didukung Dewan Agama Islam Singapura, adalah sebuah inisiatif yang disebarkan oleh North West Mosque Cluster and Ramadan Youth Challenge Committee 2014.

Dengan fokus pada generasi muda, komite penyelenggara Ramadan memutuskan untuk melibatkan perangkat media baru guna memikat kaum muda.

Rencana Ramadan ini melibatkan beberapa inisiatif media baru seperti portal web interaktif, halaman kedua sosial, kompetisi video dan layanan WhatsApp yang memungkinkan anak muda mendapatkan layanan ajaran Alquran gratis dan tugas sehari-hari dari pihak penyelenggara.

Komite juga mendapat bantuan dari pihak lain dan anggota Jaringan Pendidik Ielam Swasta untuk menyebarkan pesan kepada kaum muda.

Selain itu, komite juga menerbitkan buku panduan yang berisi berbagai pertanyaan yang sering diajukan seputar Ramadan.

Selain menggunakan perangkat media baru, komite akan menggelar kelas pendidikan Islam untuk kaum muda, bengkel kerja tentang cara salat, program melek Alquran, dan upaya lain dengan sasaran ke rumah.

Keputusan untuk fokus pada kaum muda dilakukan menyusul hasil riset dari Pusat Islam Singapura yang menunjukkan sekitar 60 persen generasi muda muslim tidak memiliki pendidikan Islam yang penuh, ujar Ahmad Ghazali Nordin, pimpinan Ramadan Youth Challenge.

Bagi Dr Yaacob Ibrahim, Menteri untuk Komunikasi dan Informasi dan Menteri yang bertanggung jawab untuk Urusan Islam, rencana itu penting untuk membantu generasi muda yang terpapar banyak penyimpangan di dunia modern.

Muslim di Singapura diperkirakan antara 450.000 hingga 500.000 jiwa dan mewakili sekitar 15 persen penduduk.(onislam/meidia)

Leave a Comment