25 C
New York
20/06/2024
Aktual

Cukupkan Kebutuhan Vitamin D Anda

JAKARTA (Pos Sore) — Masalah prostat menjadi hal krusial bagi kaum adam. Banyak hal direkomendasikan ahli medis untuk melindungi prostat mereka. Salah satunya memaksimalkan konsumsi vitamin D.

Vitamin yang paling besar terdapat pada sinar matahari itu diyakini efektif melindungi prostat. Bagi pria di negara tropis tentu saja memiliki keunggulan, tak akan kekurangan vitamin D.

Northwestern University telah meneliti bahwa kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko kanker prostat pada pria. Sekaligus mempercepat penyebaran penyakit tersebut.

“Dalam tubuh harus terdapat 30 – 80 nanogram vitamin D per mililiter untuk pria. Jika kandungannya kurang dari angka itu, pria akan berisiko lima kali lipat untuk terkena kanker prostat yang agresif.”

Peneliti mengamati tingkat vitamin D pada darah dari 667 pria antara usia 40 sampai 79 tahun. Mereka menemukan bahwa tingkat vitamin D yang rendah berkaitan dengan kanker prostat yang lebih agresif dan mempercepat tingkatan kanker prostat.

“Vitamin D diketahui bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker tumor pada kanker prostat,” papar Ketua peneliti Adam B Murphy, M.D, seperti dikutip Men’s Health, jumat (2/5).

Diungkap peneliti ini, vitamin D juga mengontrol pertumbuhan pembuluh darah baru yang penting untuk menjaga kesehatan sel pada seluruh tubuh.

Menurutnya, dalam tubuh harus terdapat 30 – 80 nanogram vitamin D per mililiter untuk pria. Jika kandungannya kurang dari angka itu, pria akan berisiko lima kali lipat untuk terkena kanker prostat yang agresif.

“Memastikan tak kekurangan vitamin D, rajinlah berjemur di bawah sinar matahari pagi, atau mengonsumsi makanan yang kaya vitamin D seperti ikan salmon, tuna, jamur, atau sereal.”

Selama ini pria keturunan Afrika-Amerika berkemungkinan lebih tinggi untuk kekurangan vitamin D karena banyaknya melanin pada kulit mereka. Melanin akan menghambat penyerapan sinar UV matahari dan mengurangi produksi vitamin D.

Memastikan tak kekurangan vitamin D, rajinlah berjemur di bawah sinar matahari pagi, atau mengonsumsi makanan yang kaya vitamin D seperti ikan salmon, tuna, jamur, atau sereal.

Mendapatkan vitamin D melalui suplemen juga bisa, namun ada baiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.(fent)

Leave a Comment