31/01/2026
Aktual

BULOG dan Ikhtiar Menjaga Ketahanan Pangan dari Kolam Ikan hingga Susu Sapi Boyolali

POSSORE.ID, Sleman — Angin pagi yang lembut menyapa Sleman pada awal November itu. Di antara gemerisik pepohonan dan riak air kolam budidaya, para petani ikan berkumpul, menyambut rombongan Komisi IV DPR RI yang tengah melakukan kunjungan kerja. Ada obrolan yang mengalir pelan—tentang harapan, tentang kemandirian, dan tentang bagaimana pangan Indonesia mesti berdiri di atas kaki sendiri.

Selama dua hari, 6–7 November 2025, rombongan Komisi IV bersama Perum BULOG menelusuri dua titik penting: Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya di Sleman dan UD Pramono, sebuah usaha pengumpul susu murni di Boyolali. Dua tempat berbeda, dua sektor pangan yang berbeda—namun keduanya bertemu dalam satu kepentingan: swasembada pangan nasional.

Di Sleman, Ditut BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, hadir mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto).

Di Sleman, Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, hadir mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Di sana, para petani ikan menyampaikan suara dan tantangan yang mereka hadapi: mulai dari harga pakan yang fluktuatif hingga kebutuhan pasar yang kian menuntut stabilitas.

Rizal mendengarkan dengan seksama. Ia tahu, kemandirian pangan bukan hanya soal beras yang selama ini menjadi domain BULOG, tetapi juga menyentuh sumber pangan lain yang menguatkan gizi rakyat.

“BULOG siap menyerap produksi petani ikan apabila diperlukan. Kami selama ini bergerak pada penyerapan beras petani, namun amanah terkait penguatan sektor perikanan juga kami siap dukung,” ujarnya, tetap dengan nada tenang tetapi teguh.

Bagi para petani, pernyataan itu bukan sekadar kalimat. Ia menyerupai pintu baru harapan—bahwa hasil kerja keras mereka bisa sampai kepada lebih banyak meja makan keluarga Indonesia.

Leave a Comment