Standar menjadi bahasa bersama yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan. Melalui standardisasi, penilaian kesesuaian, dan metrologi, tercapainya inovasi dan keberlanjutan.
“Inilah esensi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan,” ujar Kris di Jakarta (14/10/2025).
Saat ini, BSN berperan aktif dalam berbagai organisasi dan lembaga internasional di bidang standardisasi, penilaian kesesuaian, dan metrologi.
Di antaranya, ISO, IEC, Asia-Pacific Accreditation Cooperation (APAC), Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), World Trade Organization (WTO), ASEAN, International Accreditation Forum (IAF).
Selain itu, International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC), Asia Pacific Metrology Program (APMP), Bureau International des Poids et Mesures (BIPM), Codex Alimentarius Commission (CAC).
BSN berperan aktif juga di Pacific Area Standards Congress (PASC), dan Standards and Metrology Institute for Islamic Countries (SMIIC).
Untuk mendukung penguatan infrastruktur mutu nasional, BSN telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional.
Hingga September 2025, BSN telah menandatangani 61 Memorandum of Understanding (MoU) dengan mitra dalam negeri, baik perguruan tinggi, kementerian/lembaga maupun asosiasi.
