25 C
New York
20/06/2024
Aktual

BATAN Berikan Pelatihan ‘Plant Mutation Breeding’ Kepada Negara Asia Pasifik dan Afrika

JAKARTA (Pos Sore) — Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menggelar pelatihan selama sebulan di bidang mutasi dan pemuliaan tanaman, di Kawasan Nuklir Pasar Jumat.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumberdaya Manusia (SDM) di bidang pemuliaan tanaman dengan menggunakan teknologi nuklir,” kata Kepala Batan, Prof. DR. Djarot Sulistio Wisnubroto, di Jakarta, Senin (14/11).

Enam negara dari kawasan Asia Tenggara dan Afrika turut serta dalam pelatihan ini antara lain Myanmar, Nepal, Mongolia, Kamboja, Laos dan Tanzania.

Kegiatan ini rangkaian dari penunjukan Indonesia sebagai pusat kolaborasi oleh IAEA di bidang pemuliaan tanaman.

“Penunjukkan ini adalah bukti dunia internasional mengakui penelitian dengan menggunakan teknologi nuklir yang dilakukan oleh BATAN pada bidang teknik mutasi untuk pemuliaan tanaman, adalah yang terdepan dibanding negara-negara di asia pasifik,” tegasnya.

Prestasi tersebut didukung dibuktikan dengan pemberian penghargaan “Outstanding Achievement Award on Mutation Breeding” oleh IAEA pada 2014.

Pelatihan ini akan berlangsung selama 1 bulan. Dalam pelatihan ini peserta iajarkan mulai dari mengenai teknik dasar mutasi untuk pemuliaan tanaman dengan menggunakan teknologi nuklir hingga cara mensosialisasikan hasil-hasilnya kepada masyarakat luas.

Selain dari kerjasama internasional bersama IAEA dan negara-negara di Asia Pasifik dan Afrika, BATAN juga bekerjasama dengan Kementerian Pertanian terkait dengan pengambangan hasil-hasil pertanian menggunakan teknologi nuklir yang hingga saat ini telah menghasilkan lebih dari 20 jenis varietas padi hasil dari teknik mutasi pemuliaan tanaman.

Untuk kerjasama dengan pihak swasta, BATAN beserta Lippo Grup secara khusus bekerjasama dalam penanganan pasca panen bagi produk tanaman sorghum. (tety)

Leave a Comment