02/02/2026
AktualKesehatan

Bantu Bunda Cek Kondisi Zat Besi Si Kecil, Alfamart – SGM Eksplor Luncurkan Kalkulator Zat Besi

Jika dibiarkan akan berdampak pada penurunan fokus atau kosentrasi dan memori. Anak juga lebih pasif karena gejala letih atau lesu. Selain itu, mengalami gangguan perilaku, sosio-emosional, perkembangan motorik dan lebih rentan sakit.

“Nantinya dikhawatirkan dapat mempengaruhi kemampuan kognitif dan prestasi anak. Agar asupan Zat Besi bisa terpenuhi dengan optimal, orang tua dapat memberikan asupan nutrisi lengkap dan seimbang,” kata dr. Melia.

Makanan kaya zat besi terutama terutama terdapat pada protein hewani (zat besi heme) seperti daging merah, hati ayam, telur, ikan atau dari sumber nabati (zat besi non-heme) seperti kacang-kacangan dan bayam.

“Jika dibutuhkan untuk pemenuhan zat besi selain dari makanan harian dapat dilengkapi dengan susu pertumbuhan yang difortifikasi kombinasi Zat Besi dan Vitamin C,” ucapnya.

Selain penerapan pola makan yang kaya zat besi, orangtua juga penting identifikasi dini faktor risiko kurang zat besi pada anak.

Caranya dengan berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mengoptimalkan pencegahan dini masalah kekurangan zat besi anak.

Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menambahkan, pentingnya asupan zat besi yang optimal untuk mendukung anak agar lebih fokus dan aktif belajar.

Karena itu, SGM Eksplor bersama Alfamart kembali memperkuat kolaborasi dengan meluncurkan “Kalkulator Zat Besi di aplikasi Alfagift”.

Leave a Comment