24.2 C
New York
25/07/2024
Aktual

Anis: Pemerintah Perlu Biayai Untuk Dorong Ilmuan Indonesia Lakukan Penelitian Covid-19

JAKARTA, Possore.com– Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Muahmmad Anis Matta meyakini pandemi virus Corona (Covid-19) yang melanda dunia, termasuk Indonesia saat ini akibat virus SARS-Cov-2 bakal berakhir dan ditemukan obat yang paten.

“Allah SWT menurunkan suatu penyakit, pasti dengan obatnya. Itu janji Allah SWT. Namun, disini terselip sebuah tantangan besar menemukan obatnya,” kata Anis dalam keterangan pers yang diterima awak media di Jakarta, Selasa (29/6).

Menurut politisi senior itu, ada rahasia tersendiri dibalik pandemi Corona yang bisa diambil hikmahnya dengan munculnya makhluk baru bernama Covid-19, yakni agar manusia senantiasa mencari ilham dari ilmu pengetahuan.

“Obatnya sebenarnya sudah ada, tetapi belum diketahui manusia, karena belum ada ilham dari Allah SWT untuk menemukan. Ini tantangan besar itu yang saya maksud,” kata Anis Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tersebut.

Karena itu, ungkap laki-laki kelahiran Welado, Bone, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1968 tersebut, dia mendorong ilmuwan Indonesia melakukan penelitian dan riset mengenai Covid-19 untuk mencari ilham dari Allah SWT.

Anis berharap riset dan penelitian itu dibiayai Pemerintah, perusahaan besar di Indonesia, para pengusaha atau lembaga charity (amal) dan zakat sehingga bisa ditemukan obat atau vaksin Covid-19 yang paten untuk penyembuhan, karena virus ini telah merenggut nyawa banyak umat manusia,

“Mereka semua bisa berpartisipasi mendanai penelitian dan riset dalam rangka menemukan solusi bagi tantangan besar yang sedang kita hadapi saat ini,” harap Anis.

Dokter Spesialisasi Mikrobiologi Klinik, Rina Adeline mengatakan, virus Covid-19 sebenarnya tidak mempunyai kemampuan untuk menginfeksi manusia, karena merupakan virus binatang.

Namun, virus ini memiliki kemampuan beradaptasi, melakukan mutasi dengan membentuk varian-varian, sehingga yang tadinya tidak bisa menginfeksi manusia, menjadi bisa menginfeksi.

“Dengan varian baru itu, proses transmisinya dalam menginfeksi manusia menjadi lebih cepat dan lama sakitnya akan lebih panjang. Transmisinya juga akan semakin cepat pada pasien yang memiliki penyakit kormobid, resikonya kematian,” kata Rina dalam Rumpi Gelora dengan tema ‘Awas Covid-19 Mengganas’ akhir pekan ini.

Ketua Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Indonesia, Ratih Sanggarwati berharap, perempuan bisa memberikan semangat kepada keluarganya untuk bersabar dan berikhtiar menghadapi Covid-19 yang tidak diketahui kapan akan berakhir, meski telah mengalami kejenuhan.

“Para perempuan di manapun berada agar tetap yakin, kita pasti bisa melewati ujian pandemi ini bersama-sama dengan saling bergandengan tangan dan mengingatkan atas penerapan protokol kesehatan. Insya Allah semoga situasi dan kondisi akan segera normal kembali,” demikian Ratih Sanggarwati. (decha)

Leave a Comment