JAKARTA (Pos Sore) – Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, membuka Kongres Indonesian Health Economic Association (Ina-HEA) bertemakan Food Safety atau Keamanan Pangan. Pangan yang tersedia dan dikonsumsi secara memadai, tidak kurang dan tidak berlebihan, syarat penting dari tubuh yang sehat. Tubuh yang sehat, syarat penting utuk berporduksi dan menumbuhkan ekonomi suatu negara.
Karenanya, menkes meminta masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit. Kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap kesehatan dan pandangannya dalam berperilaku sehat, berpengaruh besar pada pembangunan ekonomi. Begitu yang ditunjukkan pengalaman sejumlah negara maju.
“Indonesia harus terus bergerak agar bisa menyetarakan kemajuan mereka. Kita harus terus belajar mengapa mereka bisa maju. Namun demikian banyak determinan sosial dalam pembangunan kesehatan yang perlu diperbaiki. Kalau kita bongkar human development index, kemiskinan dan pendidikan kita harus rombak. Masyarakat harus diajak kerja sama untuk mendukung pembangunan nasional,” tegasnya, di Jakarta, Rabu (7/4).
Disadari menkes, untuk menyamakan pembangunan kesehatan Indonesia dengan negara maju masih menjadikan tantangan besar. Itu sebabnya, menkes mengingatkan, peningkatan populasi dan beban demografi di masa mendatang, harus disiasati segera. Populasi manula yang diprediksi meningkat, dapat menjadi beban ekonomi yang besar. Belum lagi masalah kesehatan yang belum terselesaikan sampai saat ini, misal angka kematian ibu, masih difaktori masalah ekonomi yang berbalik menjadi beban negara.
“Kita kini harus bergeser dari usaha kuratif (mengobati) menjadi upaya preventif (mencegah) dan promotif. Setelah dua tahun melalui masa JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), bisa dilihat selama ini kita lalai dalam hal tersebut,” tegasnya.
Ia mencontohkan bagaimana saat ini penyakit tidak menular menjadi lebih serius dan menjadi penyebab kematian paling sering di Indonesia. Beban ekonomi untuk mengobati penyakit tersebut tentu telah dirasakan masyarakat sendiri. Karena itu, kesadaran akan kesehatan untuk mencegah penyakit sangatlah penting.
“Ambil contoh kanker. Kalau bisa ditemukan di stadium awal, ini bisa dikonisasi, tapi kalau sudah stadium lanjut berarti harus kemo dan bedah yang memakan biaya lebih mahal. Sama seperti rokok, daripada beli tiga bungkus 50 ribu sehari dan dapat penyakit, lebih baik untuk belikan istri dan anak untuk makan makanan enak dan bergizi,” tegasnya. (tety)
