JAKARTA (Pos Sore) — Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi), Sharmilla, mengatakan, menghadapi persaingan yang semakin ketat, terlebih dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean tahun ini, koperasi dan UMKM dituntut untuk terus meningkatkan kualitas sumberdaya para anggotanya.
Selain itu, meningkatkan kapasitas kelembagaan organisasinya serta mengembangkan akses permodalan dan pemasaran produk-produk koperasi. Karenanya, aspek pemasaran sangat berperan penting.
“Ujung dari pengembangan produk dan jasa yang dihasilkan oleh koperasi dan UMKM adalah pemasaran. Bagaimanapun bagusnya produk dan jasa yang dihasilkan, tetapi kalau tidak bisa menjual di pasar, maka sia-sia belaka usaha yang telah dilakukan itu,” katanya, di Jakarta, Jumat (13/3).
Menurutnya, kualitas produk yang dihasilkan oleh koperasi dan UMKM kita sekarang kualitasnya tidak kalah dibanding dengan barang-barang yang berasal dari luar negeri. Masa kita harus kalah dengan produk-produk Cina yang terjelek di dunia itu, tapi produk-produknya ada di mana-mana, Sementara produk kita?
Ia tidak menampik, pemerintah, memang sudah banyak melakukan terobosan-terobosan, memberikan pembinaan melalui pelatihan-pelatihan, pengembangan manajemen usaha, pengembangan skim-skim permodalan, serta membukakan jalan untuk memperluas jaringan pemasaran. Namun, menurutnya, itu tidak cukup.
Menyadari hal ini, Inkowapi dan CoopTV bersama Kementerian Koperasi dan UKM, menggelar Gathering Pemasaran bertajuk ‘Revolusi Mental dalam Pemasaran’ dengan menghadirkan seorang Begawan Pemasaran Indonesia, Hermawan Kartajaya, pada Kamis (19/3), di gedung Kementerian Koperasi dan UKM. Dalam Gathering ini akan dihadiri lebih dari 100 koperasi besar dan 100 UMKM potensial eksport.
Diharapkan, dengan kegiatan ini para pelaku koperasi dan UMKM mempunyai wawasan yang lebih luas serta keterampilan yang makin meningkat di bidang pemasaran.
“Dengan begitu, bisa melakukan terobosan-terobosan dalam memasarkan produk-produknyam terutama menghadapi persaiang dari produk-produk luar negeri yang menyerbu pasar kita,” tandasnya. (tety)

