15.8 C
New York
04/05/2026
Aktual

Uji Klinis Propoelix: Cepat Sembuhkan Pasien DBD

demam

JAKARTA (Pos Sore) — Manfaat propoelix yang diklaim dapat menyembuhkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), ternyata terbukti. Begitu hasil penelitian dan uji klinis efek propolis Extract terhadap pasien DBD yang dilakukan RSPAD Gatot Soebroto bersama PT MDxCare.

Penelitian dilakukan oleh anggota Komite Riset RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad, yaitu Kolonel Ckm Dr. Djoko Wibisono, Sp.PD-KGH dan Letnan Kolonel Ckm Dr. Bagus Sulistyo Budhi, SpKJ, MKes, serta dari Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi Departemen Penyakit Dalam, yaitu Letnan Kolonel Ckm Dr Soroy Lardo, SpPD FINASIM dan dr. Yongkie Iswandi Purnama.

“Hasil penelitian menyimpulkan Propoelix mempercepat peningkatan jumlah trombosit dan penurunan tingkat Tumor Necrosis Factor (TNF)-alpha yang signifikan dan mempersingkat durasi rawat inap pada pasien DBD,” kata Kolonel Ckm Dr. Djoko Wibisono, Sp.PD-KGH yang juga Direktur Pembinaan dan Pengembangan RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad, di Jakarta, Kamis (5/3).

Penelitian dan uji klinis dilakukan dengan metode double blind, acak, plasebo terkontrol yang dilakukan di Departemen Penyakit Dalam RSAD Gatot Soebroto dari Mei 2012 hingga Juli 2013. Terdapat 63 pasien yang memenuhi kriteria inklusi yang terdaftar dalam uji klinis ini. Pasien ini masuk ke RSPAD dalam hitungan waktu 7 jam. Para pasien ini diberikan 2 kapsul baik Propoelix maupun placebo 3 kali sehari, setiap hari selama 7 hari dilakukan secara acak.

Lalu diteliti keefektifannya dengan membandingkan perbeaan variabel klinis dan laboratoris kedua kelompok, termasuk marker anti inflamasi TNF-alpha. Hasilnya, pasien dalam kelompok Propoelix menunjukkan pemulihan lebih cepat pada hari ke-3 dan menjadi signifikan secara statistik pada hari ke-6, dibandingkan dengan pasien pada kelompok plasebo.

Dari hasil penelitian ini diyakini Propelix dapat memperbaiki kondisi klinis dan menurunkan lama perawatan pada pasien demam berdarah dengue. Hasil penelitian ini ternyata diakui secara global dan internasional yang dibuktikan dengan dimuatnya hasil uji klinis itu dalam Dove Medical Press, Jurnal Medis PubMed Central (PMC) di Amerika dan PMC Eropa.

“Ini membuktikan penelitian ini telah memenuhi standar internasional dan hasilnya dapat direferensikan sebagai rujukan penelitian, pengobatan, dan terapi bagi penderita DBD,” tambahnya.

Propoelix (Propolis Extract) yang dapat dijadikan terapi tambahan demi mempercepat peningkatan jumlah trombosit, penurunan antiinflamasi marker, dan mempersingkat durasi rawat inap pasien demam berdarah dengue (DBD) berbeda dengan propolis yang dijual bebas di pasaran.

Alva Paloma, B. App.Sc,M.Tech (IT) dari PT. Mdxcare menjelaskan bahwa propolis yang mereka miliki ini memiliki data ilmiah dan dapat pula dibuktikan secara ilmiah, baik dari segi klinis maupun laboratoris.

“Propoelix ini berasal dari berbagai propolis yang komponennya telah diuji. Dan ekstraksinya kering, tidak menggunakan alkohol,” katanya.

Demam berdarah sendiri adalah virus yang disebabkan oleh nyamuk yang termasuk kelas famili Flaviviridge. Ini adalah virus lama yang muncul kembali secara global selama 20 tahun terakhir dan sekarang menjadi masalah dunia. Sekitar 50 juta orang terinfeksi per tahun di 100 negara dan 50 ribu kasus kematian di dunia. Tidak ada vaksin yang aman untuk mengatasinya dan lebih banyak mengandalkan terapi suportif. (tety)

Leave a Comment