18.1 C
New York
07/05/2026
Aktual

Lumpuhkan Penjahat dengan Tangan Kosong, Prada Thoyib Dapat Penghargaan

MAKASAR (Pos Sore) – Brigpol Syarif Dunggio, Prajurit Dua (Prada) Muhammad Thoyib (23), mendapatkan penghargaan khusus dari Panglima Kodam VII Wirabuana Mayor Jenderal Bachtiar berkat keberaniannya melumpuhkan pelaku yang baru saja menembak anggota polisi, Brigadir Syarif. Anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di Yonif 713 Brigif 22 Gorontalo, ini berhasil melumpuhkan RR yang membawa pistol. Bukan dengan senjata, melainkan dengan tangan kosong!

Tersangka pelaku curanmor, yang kabur melarikan diri usai menembak korban dan seorang pengemudi becak motor, Daud, yang melarikan diri ke simpang Telaga, Gorontalo, sekitar pukul 17.30 Wita, 26 Desember 2014 lalu.

“Saat itu saya ikut pengamanan Operasi Lilin, saat mendengar teriakan minta tolong dari polisi, saya langsung kejar pelaku. Saat pelaku terdesak di pemukiman warga langsung saya tendang dadanya. Pistolnya jatuh, langsung saya rebut dan lumpuhkan dia,” tutur putra pasangan petani tambak asal Gresik, Abdul Ghofar dan Nafilah, ini di ruang Kapendam VII Wirabuana, Senin (19/1).

Brigpol Syarif yang terkena tembakan di bawah ketiaknya sempat dirawat di RSUD Gorontalo, sebelum akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 23.30 Wita, 26 Desember 2014 lalu.

Ia pun semakin bangga dengan profesinya. Terlebih, berkat jasanya ini, hubungan TNI AD dan Polisi menjadi kian hangat. (tety)

Leave a Comment