18.1 C
New York
07/05/2026
Aktual

Menristekdiktik Luncurkan SNMPTN 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015 resmi diluncurkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kamid (15/1). Siswa kelas XII SMA/SMK bisa bersiap mendaftarkan diri pada SNMPTN 2015 yang mulai dibuka pada Februari ini. Gratis!

“Tahun ini PTN akan menerima 124.450 mahasiswa baru atau 16,08 persen dari jumlah pendaftar dengan daya tampung sekitar 400ribu mahasiswa di seluruh PTN Indonesia. Sedangkan daya tampung Bidikmisi adalah 27.225 orang atau 17,5 persen. Kuotanya mencapai 50 persen,” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir.

Ia mengakui, meski dilakukan secara rutin, pelaksanaan SNMPTN masih ditemui masalah. Karenanya, perlu ada evaluasi pelaksanaan SNMPTN sehubungan dengan dinamika pemisahan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Sistemnya sudah baik, mudah-mudahan bisa memperbaiki tingkat penyerapan siswa dan kualitas keluaran yang berkorelasi dengan serapan tenaga kerja. Setelah ini kami akan melakukan penelitian secara independen tentang mekanisme pelaksanaan SNMPTN apakah akan tetap sama atau dengan sistem lain yang lebih baik,” katanya.

Menteri menandaskan, biaya pendaftaran SNMPTN sepenuhnya ditanggung negara. Siswa yang tidak mampu juga tetap berkesempatan kuliah di PTN dengan mendapatkan beasiswa bidikmisi. Semua harus kuliah, baik miskin maupun kaya. Anak miskin juga bisa kuliah di PTN.

Sementara itu, Ketua Umum SNMPTN 2015, Rochmat Wahab, menjelaskan, panitia SNMPTN 2015 ingin mendidik kejujuran semua sekolah dalam proses pendaftaran. Jika tidak jujur, siswa akan kena sanksi dan didiskualifikasi.

“Sekolah yang bersangkutan juga akan di-black list serta tahun berikutnya tidak bisa mengirimkan siswa lagi melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” tandas Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini.

Rochmat mendorong PTN untuk menyosialisasikan berbagai informasi SNMPTN 2015 ke sekolah-sekolah sehingga tidak ada yang tertinggal informasi. Terlebih pemerintah meningkatkan daya tampung mahasiswa baru pada SNMPTN 2015 sebanyak 152 ribu. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang sekitar 130 ribu, jelas angka ini naik.

Tahun ini jumlah perguruan tinggi negeri (PTN) peserta juga sama dengan tahun lalu yaitu 63 kampus. Selain menerima calon mahasiswa dari kalangan tidak mampu, SNMPTN 2015 juga akan menerima mahasiswa dari daerah terluar, terdepan dan tertinggal (3T).

Hasil SNMPTN akan diumumkan satu minggu setelah pengumuman hasil UN. Siswa yang belum berhasil lolos SNMPTN, bisa mendaftar melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Mandiri. SBMPTN akan menampung 30 persen dari total mahasiswa baru, sedangkan kuota Ujian Mandiri adalah 20 persen. (tety)

Leave a Comment